Polisi Belum Terima Surat Pemberitahuan Soal Aksi Unjuk Rasa Tolak Alexis

Kabid Humas Polda Metro Kombes Pol. Argo Yuwono /Foto: Tri Setyo

Jakarta, Sayangi.com – Sekelompok massa yang menamakan dirinya Forum Masyarakat Jakarta Utara (Formaju), rencananya akan menggelar unjuk rasa pada Kamis (19/10) mendatang. Adapun agenda yang dibawa oleh mereka adalah menuntut janji Gubernur dan Wakil Gubernur baru DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno untuk menutup hotel Alexis.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Argo Yuwono mengatakan, pihaknya belum menerima surat pemberitahuan aksi tersebut. Sehingga, ia belum dapat memastikan langkah pengamanan seperti apa yang akan dilakukan pihak kepolisian.

“Kita belum dapat suratnya ya, kita belum dapat pemberitahuan. Nanti kalau ada pemberitahuan baru kita analisis,” ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (17/10).

Saat ditanya mengenai pendapat pihak kepolisian mengenai penutupan hotel Alexis, Argo enggan menanggapi secara rinci. Karena menurutnya, soal perizinan usaha merupakan wewenang dari Pemerintah Provinsi.

“Tanyakan ke Pemprov saja, kalau soal penutupan itu perizinannya ada di Pemprov,” tegasnya.

Argo kembali menegaskan, pihaknya siap membantu Pemerintah Provinsi memgenai soal pengamanan, termasuk pengamanan unjuk rasa. Pihak kepolisian juga siap mengawal kebijakan pemerintah yang berkenaan dengan soal pengamanan.

“Kita akan membantu kebijakan pemerintah daerah berkaitan dengan keamanan. Kita akan membackup kebijakan pemerintah daerah berkaitan dengan keamanan,” pungkasnya.

Seperti diketahui, beredar selebaran yang menjelaskan bahwa akan ada aksi unjuk rasa dari Formaju, untuk mendesak pemerintah DKI Jakarta menutup hotel Alexis. Mereka menilai, selama ini hotel yang berada di kawasan Pademangan, Jakarta Utara itu dijadikan sarang prostitusi terselubung.

Formaju mengklaim, aksi unjuk rasa tersebut akan dihadiri sekitar 1.000 orang dari 50 elemen Ormas, LSM, OKP dan tokoh masyarakat.