Cinta Segitiga Jadi Sebab Pembunuhan Pria yang Jasadnya Ditemukan di Kampung Rambutan

Penemuan mayat di Terminal Kampung Rambutan

Jakarta, Sayangi.com – Tidak butuh waktu lama bagi pihak Polres Jakarta Timur untuk menangkap Badrun (43), pelaku pembunuhan yang mayat korbannya ditemukan di Terminal Kampung Rambutan. Korban bernama Imam Maulana (19) ditemukan warga dalam keadaan terbungkus pada Selasa (14/11) sore.

Kapolres Jakarta Timur Kombes Pol Andry Wibowo mengatakan, Badrun diringkus di Clean House Laundry Citra Grand, Cibubur, Bekasi. Pembunuhan tersebut terjadi karena cinta segitiga antara pelaku dan korban.

Menurut Andry, Badrun merasa cemburu karena Imam diduga menjalin kasih dengan seorang perempuan. Karena seperti diketahui, pelaku dan korban merupakan sejoli sesama jenis.

“Pembunuhan bermotif cinta segitiga. Dia begitu karena masalah cinta,” ujar Andry di Jakarta, Rabu (15/11).

Insiden tragis itu, kata Andry, bermula pada Minggu (12/11) tengah malam, ketika korban menemui pelaku untuk meminta uang. Korban yang pulang dari tempat kerjanya di Clean House Laundry Citra Grand, saat itu dalam keadaan mabuk.

“Pembunuhan diawali cekcok antara korban dan pelaku setelah korban minta uang ke pelaku,” katanya.

Kesal dengan kelakuan korban dan terbakar rasa cemburu, akhirnya pelaku gelap mata dan langsung menendang korban hingga jatuh. Tidak hanya itu, kepala korban juga dibenturkan ke tangga hingga korban meregang nyawa.

“Korban kemudian dibungkus dan dibawa dengan mobil sewaan ke Terminal Kampung Rambutan,” tutur Andry.

Namun Andry mengaku, untuk memastikan apa penyebab kematian korban, pihak kepolisian masih menunggu hasil otopsi jasad korban. Otopsi tersebut hingga saat ini masih berlangsung di RS Polri, Kramatjati.

“Detail penyebab kematian masih harus menunggu hasil otopsi dari RS Polri, Kramatjati. Saya jelaskan tadi itu pengakuan tersangka, masih harus dilengkapi hasil otopsi,” pungkasnya.

Seperti diketahui, awal ditemukannya mayat ketika seorang saksi mengaku dititipi bungkusan oleh seorang pria, Senin (13/21) pukul 06.00 WIB. Sampai warung milik saksi tutup, bungkusan ini tidak juga diambil. Hari berikutnya, bungkusan menebar bau busuk dan membuat saksi curiga.

Pukul 15.30 WIB bungkusan itu akhirnya dibuka, didalamnya ditemukan mayat Imam Maulana. Tim gabungan Unit Jatanras dan Resmob Polres Metro Jaktim kemudian menindaklanjuti temuan ini.

Imam Maulana beralamat di Jalan Grujugan RT 3 RW 8, Kemranjen, Banyumas Jawa Tengah. Sedangkan Badrun sendiri beralamat di Dusun Sigandu RT 01 RW 03 Banjarwaru, Nusawungu, Cilacap, Jawa Tengah.