9 Presidium KAHMI Terpilih Wakili Unsur Partai, Akademisi, Pengusaha. Ini Profilnya

Sembilan orang Presidium MN KAHMI periode 2017-2022 yang terpilih melalui voting yang berlangsung hingga Minggu (19/11) dini hari

Medan, Sayangi.Com- Melalui proses pemilihan yang berlangsung hingga Minggu (19/11) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, Munas Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) ke-10 di Hotel Santika Premiere Dyandra, Medan, berhasil memilih 9 orang Presidium Majelis Nasional (MN) periode 2017-2022.

Mereka yang terpilih untuk memimpin MN KAHMI selama 5 tahun ke depan, enam diantaranya berprofesi sebagai politisi, dua akademisi, dan satu pengusaha. Berikut profil singkatnya:

1. Ir. Kamarussamad (431 suara), alumni FT jurusan Teknik Industri Univ Muslim Indonesia Makassar, HMI cabang Makassar. Pengusaha.

2. Dr. Ade Komaruddin (421 suara), alumni UIN Ciputat Jakarta, HMI cabang Ciputat. Politisi Golkar, anggota DPR RI (pernah menjadi Ketua DPR).

3. Ir. Ahmad Reza Patria (365 suara), alumni ISTN Jakarta, HMI cabang Jakarta. Politisi Gerindra, anggota DPR RI.

04. Dr. Ahmad Doli Kurnia (334 suara), alumni Fak MIPA Unpad, HMI cabang Bandung. Politisi Golkar yang belum lama ini dipecat oleh Setya Novanto.

05. Viva Yoga Mauladi, M.Si (331 suara), alumni FKH Univ Udayana Denpasar, HMI cabang Denpasar. Politisi PAN, anggota DPR RI.

06. Dr. Harry Azhar Azis (326 suara ), M.Si, alumni HMI cabang Jakarta. Politisi Golkar yang telah mengundurkan diri sejak menjadi anggota BPK.

07. Prof. Siti Zuhro (300 suara), alumni Fisip HI Univ Jember, HMI cabang Jember. Peneliti LIPI

08. Ir. Herman Khaeron (268 suara), alumni FT jurusan Teknik Industri Unisba Bandung, HMI cabang Bandung. Politisi Partai Demokrat, anggota DPR RI.

09. Sigit Pamungkas, M.Si (257 suara), alumni Fisipol UGM, HMI cabang Yogyakarta. Akademisi, pernah menjadi anggota KPU Pusat.

Mereka dipilih dari 28 nama yang direkomendasikan oleh panitia seleksi (Pansel). Sebelumnya ada 35 kandidat yang lolos seleksi, namun 7 orang diantaranya menyatakan mengundurkan diri sebelum proses pemilihan.

Sidang pemilihan dimulai pada Sabtu malam sekitar pukul 20.00 WIB, dimana setiap anggota delegasi peserta menulis sembilan orang nama kandidat di kertas suara lalu dimasukkan ke dalam kotak suara.

Akbar Tandjung membacakan surat suara terakhir pada Minggu (19/11) dini hari pukul 01.45 WIB

Proses perhitungan suara berlangsung hingga sekitar pukul 02.00 WIB. Kertas suara terakhir dibacakan oleh alumni HMI senior Akbar Tandjung yang dengan setia mengikuti proses pemilihan dan penghitungan suara.

Munas Kahmi ke-10 dibuka secara resmi oleh Presiden Joko Widodo pada 17 November, dan akan berakhir pada 19 November hari ini yang rencananya ditutup oleh Wapres Jusuf Kalla.