Vatikan Selidiki Informasi ‘Penjahat Seks’ Jadi Imam Gereja

Gereja Vatikan. Foto Religius NEws Service
Gereja Vatikan. Foto Religius NEws Service

Vatikan,Sayangi.com– Otoritas Vatikan mengatakan pada hari Sabtu bahwa pihaknya telah membuka penyelidikan atas laporan bahwa seorang mantan anak laki-laki altar remaja. Ia yang telah diduga berulang kali memaksa anak asrama untuk berhubungan seks dengannya, kini telah menjadi imam.

Dikutip dari  nytimes.com (20/11) kasus ini telah terjadi St. Pius X Institute,pre-seminary. Institut ini menyelenggarakan sekolah menengah hingga sekolah tinggi. Dugaan asusila tersebut muncul belum lama ini dan telivisi Italia juga memberitakan yang serupa..

Pra-seminari adalah tempat tinggal di dalam Vatikan untuk anak laki-laki altar yang melayani pada massa di Basilika Santo Petrus yang sebagian besar dipimpin oleh para imam, uskup dan kardinal. Terkadang mereka juga berpartisipasi dalam liturgi kepausan.

Anak-anak tersebut pergi ke sekolah-sekolah Italia sementara mereka tinggal di Vatikan. Otoritas Vatikan  merupakan  negara kota yang berdaulat yang dikelilingi oleh wilayah Roma.

Laporan diatas menyebutkan bahwa meskipun ada keluhan kepada atasan terhadap remaja tersebut, dia masih diterima di tempat yang dikenal sebagai seminari besar saat dia tumbuh dewasa. Dia kemudian ditahbiskan sebagai imam dan sekarang bertugas di sebuah paroki di Italia utara, kata mereka.

Pernyataan tersebut mengatakan bahwa penyelidikan awal pada tahun 2013 telah menghasilkan “tidak ada konfirmasi yang memadai”. Sebuah penyelidikan baru telah dibuka menyusul laporan terbaru untuk mencoba memecahkan “pada sebuah informasi apa yang sebenarnya terjadi”, tambahnya.