Setnov Ditahan, Zulkifli Hasan Sebut Citra DPR Sebagai Institusi Hancur

Ketua MPR Zulkifli Hasan/ Foto: dok.sayangi.Com

Tanggamus, Sayangi.Com– Ketua MPR RI Zulkifli Hasan kembali menekankan agar Ketua DPR RI Setya Novanto mengikuti proses hukum terkait kasus dugaan korupsi KTP elektronik yang disangkakan kepadanya.

“Pokoknya saya minta pak Novanto, sebagai teman ikuti lah proses hukum. Dan itu kan yang disampaikan pak Novanto juga,” kata Zulkifli Hasan, disela kegiatan sosialisasi empat pilar, di Tanggamus, Lampung, Senin (20/11) pagi.

Zulkifli enggan berkomentar mengenai rencana kuasa hukum SN, Fredrich Yunadi melaporkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke pengadilan HAM internasional, karena mengaku tidak mengerti soal hukum.

Zulkifli menilai bahwa saat ini citra DPR RI sebagai sebuah institusi telah hancur. Hancurnya citra DPR RI disebabkan semua pihak, baik kasus SN, maupun perilaku orang-orang yang turut menjelek-jelekkan DPR sebagai sebuah lembaga.

Dia mengajak seluruh pihak menjaga nama baik dan kewibawaan lembaga negara. Sebab, katanya, kewibawaan lembaga negara sangat penting dan erat kaitannya dengan ketahanan suatu negara.

“Kalau wibawa lembaga negara, ya MPR/DPR/DPD, lembaga kepresidenan, Mahkamah Konstitusi dan lain-lain itu jatuh, rusak, orang tidak akan hormat lagi. Itu bahaya juga, bisa mengganggu ketahanan nasional,” kata Zulkifli Hasan.

KPK pada Minggu (19/11) malam telah menghentikan pembantaran Setya Novanto di RSCM karena tim dokter menyimpulkan bahwa yang bersangkutan tidak memerlukan lagi rawat inap. Novanto selanjutnya ditahan di Rutan Negara Kelas 1 Jakarta Timur selama 20 hari sejak 17 November hingga 6 Desember 2017.

Sumber: Antara