Kapospol yang Menjadi Bandar Sabu Dikenal Sebagai Polisi Bermasalah

Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Suyudi Ario Seto. (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Kepala Pos Polisi Subsektor Tanah Tinggi Polsek Johar Baru Jakarta Pusat, Ipda MS pada Minggu (19/11) pagi. Ipda MS ditangkap lantaran kedapatan memiliki lima gram sabu.

Kapolres Jakarta Pusat Suyudi Ario Seto mengatakan, hingga saat ini kasus tersebut masih ditangani oleh Polres Jakarta Barat. Sedangkan, Polres Jakarta Pusat akan menangani ranah etik dari Kapospol tersebut.

Menurut Suyudi, dalam beberapa waktu terakhir pihaknya memang sering memantau Ipda MS. Pasalnya, pihaknya memang menaruh curiga atas perangai Ipda MS, terutama soal disiplin.

“Ya memang sudah kita amati anggota ini ternyata betul dia masuk didalam jaringan,” ujar Suyudi di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (22/11).

Suyudi juga menuturkan, sebagai bandar Ipda MS tidak bekerja seorang diri. Ada beberapa orang yang masuk ke dalam jaringan tersebut.

“Iya dia bekerja sama dengan tahanan, dengan salah satu tahanan di LP (Lembaga Pemasyarakatan),” jelasnya.

Lebih jauh Suyudi menerangkan, bahwa Ipda MS pernah terbukti sebagai pengguna narkoba beberapa waktu lalu. Hal tersebut terungkap setelah pihak Polres Jakarta Pusat melakukan tes urine terhadap jajarannya.

“Ya sebelumnya kan dia beberapa bulan yang lalu itu dia juga make (narkoba). Nah setelah make itu kita pantau dia,” kata Suyudi.

Saat ditanya apakah narapidana yang berkomplot dengan Ipda MS merupakan bandar besar, Suyudi belum dapat memastikannya. Pasalnya, hal tersebut saat ini tengah didalami.

“Kita belum tahu, sedang kita amati. Sedang kita dalami, mudah-mudahan bisa ketangkep yang didalam LP itu,” tegasnya.