Perkosa Pria,Wanita AS Dihukum 313 Hari Dan Denda Rp13,5 Juta

Lestina Marie Smith. Foto Extra.ie
Lestina Marie Smith. Foto Extra.ie

Michigan,Sayangi.com- Wanita berusia 18 tahun yang dituduh memperkosa seorang pria 19 tahun akan menjalani hukuman. Selain kurungan wanita itu juga diperintahkan hakim pengadilan membayar USD1.000 atau sekitar Rp13,5 juta kepada korban.

Lestina Marie Smith wanita asal Michigan AS telah dihukum penjara atas tuduhan memperkosa pada Januari lalu. Smith dijatuhi hukuman Senin sore, 20 November waktu AS oleh Hakim Sirkuit Andre R. Borrello. Delik pasal yang menjerat Smith  adalah hukuman perilaku kriminal tingkat dua, dengan ganjaran pidana 15 tahun.

Akibat kejahatannya dia seharusnya dijatuhi hukuman penjara dengan masa percobaan lima tahun. Namun, hakim memerintahkan Smith dijebloskan ke penjara selama 313 hari dan telah dia jalani.

Smith juga dimasukkan dalam daftar pelanggar seks selama 25 tahun setelah mengaku bersalah atas tindak pidana seksual tingkat dua. Tuduhan seperti itu sebenarnya bisa diancam dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Perintah hukuman penjara 313 hari itu dibacakan pada hari Senin, 22 November 2017 oleh Hakim Pengadilan Curcuit Michigan, Andre R. Borrello. Lantaran masa hukuman itu sudah dijalani, Smith tidak akan menghabiskan waktu lebih lama di balik jeruji besi.

Hakim memerintahkan Lestina Marie Smith itu membayar uang USD1.000 sebagai kompensasi atas “kerusakan” yang diderita korban.

Pengacara Smith James F. Gust, mengatakan bahwa hukuman tersebut merupakan hukuman yang sesuai untuk perbuatannya. Pengacaranya juga membahas masalah kesehatan mental dan catatan kriminalnya yang patut diperhatikan.

Selain itu, surat dari korban yang meminta hakim untuk tidak mengirim Smith ke penjara menjadi faktor lain yang mengurangi hukuman wanita tersebut. ”Dia tidak pernah muncul sebagai seseorang yang menjadi ancaman bagi masyarakat,” katanya, ungkap Gust.

Pengacaranya juga membahas masalah kesehatan mental dan catatan kriminalnya yang patut diperhatikan. Selain itu, surat dari korban yang meminta hakim untuk tidak mengirim Smith ke penjara menjadi faktor lain yang mengurangi hukuman wanita tersebut.

Smith pada awalnya dikenai hukuman kriminal tingkat pertama dengan ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup. Namun, dia mengaku bersalah pada tanggal 13 September lalu dengan tuduhan kriminal tingkat dua.

Serangan oleh Smith terjadi pada tanggal 11 Januari 2017 di di Saingaw, Michigan. Tak hanya menyerang, Smith juga merekam aksinya yang memicu kekhawatiran bahwa rekaman tersebut akan menyebar di media sosial.

Korban memberi kesaksian bahwa dia terkunci di mobil dan tidak dapat meminta bantuan, karena telepon dan kunci diambil oleh Smith.

Kemudian Smith menahannya dan mengancamnya menggunakan pisau lalu memaksanya untuk melakukan oral seks . Saat  korban menuruti perintahnya,Smith merekamnya lewat ponselnya.  Korban juga memberi kesaksian bahwa dengan todongan pisau Smith memaksanya melakukan hubungan seksual.

Sumber: mlive.com