Selamatkan Saudara Kembarnya Lewat Transplantasi Kulitnya

Foto RFI
Foto RFI

Paris,Sayangi.com – Seorang pria yang telah menderita luka bakar di atas 95 persen tubuhnya yang hampir menemui ajal telah diselamatkan oleh transplantasi kulit dari saudara kembarnya. Operasi ini merupakan kejadian pertama di dunia, kata dokter Prancis Kamis kemarin.

Dilansir dari AF (24/11) Franck pria 33 tahun itu menerima kulit yang dicangkokkan dari tengkorak saudara kembarnya Eric. Franck menerima cangkokan di punggungnya, dan paha depannya.

Menerima transplantasi dari saudara kembar identik menghilangkan risiko penolakan dari tubuh penerima atas material “asing” daripada donor yang tidak memiliki hubungan genetik.

Biasanya dalam kasus luka bakar, kulit donor yang telah meninggal digunakan, dan biasanya kulit donor ditolak dalam beberapa minggu.

Periode ini biasanya cukup waktu bagi kulit baru untuk mulai tumbuh atau dipanen dari tempat lain di tubuh pasien.

Transplantasi kulit saudara telah dilakukan sebelumnya, tapi ini adalah yang pertama untuk menutupi area permukaan yang begitu besar, kata Maurice Mimoun, seorang ahli bedah di Rumah Sakit Saint-Louis di Paris. Di rumah sakit inilah proses operasi transpalasi dilakukan.

Catatan sebelumnya untuk transplantasi tersebut melibatkan kasus di mana sekitar 68 persen tubuh menderita luka bakar.

Franck dirawat di rumah sakit pada bulan September tahun lalu setelah dibakar dalam kecelakaan kerja. Cangkok pertama dari kembarannya dilakukan seminggu kemudian, diikuti oleh sekitar belasan prosedur.

Empat setengah bulan setelah pengakuannya, Franck meninggalkan rumah sakit untuk mendapatkan pusat rehabilitasi.

Hari ini, “dia ada di rumah bersama rekannya, dia bisa melanjutkan aktivitasnya, wajahnya telah sembuh dengan baik,” Mimoun mengatakan kepada AFP.

Epidermis kulit, tangguh dan tahan air, melindungi tubuh dari dehidrasi, luka dan infeksi.