Kelompok Bersenjata Serang Masjid di Mesir Usai Salat Jumat, 235 Meninggal

Sebagian Jenazah korban serangan di sebuah Masjid di Kota Bir al-Abed, Sinai Utara, Mesir, usai salat Jumat (24/11)/ Foto: AFP

Kairo, Sayangi.Com– Sekelompok orang bersenjata menyerbu ke dalam sebuah masjid di Kota Bir al-Abed, Sinai Utara, Mesir, usai Salat Jumat (24/11).

Media pemerintah Mesir Al-Ahram melaporkan, orang-orang bersenjata itu menyerbu masuk ke dalam masjid dan meledakkan bom saat ribuan jamaah baru saja menunaikan salat Jumat.

Laporan tentang jumlah korban akibat serangan itu terus bertambah, dari 75 tewas dan 125 orang terluka menjadi 184 tewas dalam laporan berikutnya. Stasiun televisi milik Pemerintah Mesir, terakhir melaporkan bahwa korban tewas setidaknya mencapai 235 orang.

Pemerintah Mesir menetapkan masa berkabung selama tiga hari sebagai bela sungkawa akibat banyaknya korban akibat serangan teror ini.

Sejumlah saksi mata, seperti dilaporkan media-media Mesir, mengatakan bahwa para pelaku penyerangan masih mengeluarkan tembakan saat mobil-mobil ambulans berdatangan untuk menolong korban.

Tidak jelas siapa yang berada di balik serangan ini. Pihak keamanan Mesir saat ini masih melacak dan memburu pelaku serangan.

Presiden Abdul Fattah al-Sisi segera menggelar pertemuan dengan para pejabat keamanan untuk membahas serangan teror tersebut, demikian diberitakan TV swasta Extra News.

Kelompok militan beberapa kali melancarkan serangan terhadap kelompok militer Mesir yang menggulingkan Presiden Mohammed Morsi pada bulan Juli 2013.

Ratusan polisi, tentara dan warga sipil tewas sejak itu, sebagian besar dilakukan oleh kelompok Provinsi Sinai, yang berafiliasi dengan grup yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS.

Kelompok radikal juga menyerang sejumlah gereja Koptik dan mengklaim bertanggung jawab atas jatuhnya pesawat Rusia yang membawa turis di Sinai pada 2015 yang menewaskan 224 orang.