Ramalan : Tahun 2018 Berisi Kekacauan dan Teror

Foto Alchetron
Foto Alchetron

New York,Sayangi.com- Linda dan Terry Jamison, yang dikenal secara internasional sebagai sepasang peramal kembar identik yang tersohor.

Nama keduanya kian melambung saat berhasil meramalkan  serangan teror 9/11 yang terjadi di New York, Amerika Serikat. Beberapa ramalan pada tahun 2017 terbukti benar, termasuk fenomena gempa bumi, angin topan, penembakan dan serangan teror.

Tahun 2017, mereka telah meramalkan sejumlah peristiwa. Mulai dari serangan teror di Las Vegas, New York dan London hingga gempa bumi di Meksiko dan tentang Badai Irma, Harvey, dan Maria yang melanda Amerika Serikat. Kedua peramal kembar ini juga meramalkan skandal mengejutkan yang mengguncang Hollywood dan Washington, DC.

Untuk ramalan tahun 2018 mendatang, si kembar ini telah mengungkapkan prediksi ramalannya dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Daily Star.

Di tahun 2018 si kembar ini meramalkan “Dari badai yang belum pernah terjadi sebelumnya dan kebakaran besar di Barat. Hingga serangan teror yang mengerikan dan serangan cyber terbesar dalam sejarah.

“Dan sekarang, kami berdua melihat  akhir  tahun 2017  yang kacau,penuh teror. “Pasangan tersebut mengatakan mereka dapat melihat gelombang kejut tahun 2017 yang bergemuruh memasuki tahun baru. Seperti skandal pelecehan seksual lainnya, serangan cyber masif dan kejadian cuaca yang sangat buruk.

Namun yang mengkhawatirkan, mereka memprediksi akan ada gelombang serangan teror ISIS di seluruh Eropa.  Serta serangan plot besar yang menargetkan New York, Washington DC dan London yang “mungkin tidak digagalkan”.

“Kami melihat serangan teror ISIS dan Al-Qaida meningkat di Eropa dan benua lainnya pada 2018,”.”Serangan teror akan terus terjadi di seluruh dunia karena mereka kehilangan kendali atas kekhalifahan mereka, dan karena wilayah kontrol mereka menyusut,ungkapnya.

“Kami melihat lebih banyak serangan menggunakan kendaraan di Eropa,seperti serangan Nice, Prancis pada bulan Juli 2016.  Dan serangan Jerman pada bulan Desember 2016, yang semuanya dia perkirakan lantaran ISIS menjadi lebih terdesentralisasi.”

“Aktivitas teror tahun 2018 berfokus pada pasar, pusat perbelanjaan, tempat ibadah, sekolah, acara olahraga, hotel, tempat konser dan bandara. Sistem transportasi juga akan ditargetkan. Jalur bandara dan kereta api sedang diincar di beberapa kota besar. ”

Si Kembar identik ini juga melihat adanya peningkatan serangan teror di pesawat terbang, begitu pula penembakan massal dan penembakan di Amerika Serikat.

Pasangan ini memperkirakan “ekonomi Inggris ia sebut sebut akan merugi pasca-Brexit dari Uni Eropa. Sebaliknya uni Eropa mengalami pertumbuhan di bidang ekonomi. AS akan menyongsong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan “lebih banyak pekerjaan dari luar negeri”.

Di tahun 2018 “Ketegangan akan tetap tinggi antara AS dan Korea Utara,” kata mereka. “Kami melihat Kim Jong-un terus-menerus lakukan ancaman kepada Trump dengan serangan nuklirnya. Sekutu AS lainnya mungkin bermusyawarah untuk menenangkan situasi yang genting. Tapi kami merasa tidak mungkin rudal nuklir Korut akan menabrak AS selama “kepresidenan Trump”.

sumber : psychictwins.com