Mengenaskan Bocah Ini Tewas Membeku Lantaran Ibunya Teler

Foto Morganton News Herald
Foto Morganton News Herald

Amerika Serikat,Sayangi.com- Seorang wanita North Carolina tidak akan menjalani masa hukuman penjara setelah mengaku bersalah atas pembunuhan tanpa disengaja dalam kematian anak laki-lakinya yang berusia 3 tahun, yang membeku sampai mati di teras depan rumah mereka saat ibunya “pingsan” akibat narkoba.

Jamie Lyn Basinger, 24, dari Morganton, menerima hukuman percobaan 19 sampai 32 bulan dengan masa percobaan diawasi selama 3 tahun setelah mengaku bersalah sehubungan dengan kematian Landyn Melton pada bulan Maret, menurut laporan Charlotte Observer.

Seorang hakim pada hari Senin juga memerintahkan Basinger, yang telah menjalani delapan bulan di penjara setelah dikenai tuduhan pada bulan April, untuk mematuhi semua persyaratan penilaian penyalahgunaan zat. Dia harus melakukan 72 jam pelayanan masyarakat dan mematuhi semua perintah dari Departemen Pelayanan Sosial mengenai anak tulis surat kabar tersebut.

Jaksa mengatakan Basinger menggunakan methamphetamine dua hari sebelum kematian anak itu, dan juga menghirup ganja pada malam sebelumnya. Tindakan ini menyebabkan kematian anak laki-laki karena kedinginan.

“Sementara anak laki lakinya menghembuskan nafas didalam rumah di dalam rumah, dengan pengakuannya sendiri yang ia tidur terlelap dari biasanya. Landyn kedinginan sampai mati,” Asisten Jaksa Agung Michelle Lippert mengatakan kepada Hakim Nathanial Poovey.

Dilaporkan si kecil Landyn ditemukan tewas pada 15 Maret, tepat satu hari setelah merayakan ulang tahunnya yang ketiga. Kemudian Tetangga menelpon polisi saat melihat Landyn sudah terbujur kaku di dekat pintu rumahnya.

Landyn baru beberapa pekan tinggal dengan sang ibu setelah sebelumnya memang diasuh oleh sang nenek.

Disebutkan sebelumnya Jamie Basinger dan kekasihnya Joshua Steffey memang mengonsumsi meth dan mariyuana. Dikutip dari nypost (15/11) Pacar Basinger, Joshua Steffey, mengaku sebelum membawa Basinger kerumahnya, mereka berdua memang mengonsumsi meth dan mariyuana,ungkap Lippert