Kunjungi Lokasi Insiden Robohnya BEI, Anies: Semua Biaya Korban Akan Dicover

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendatangi lokasi kejadian robohnya selasar gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (15/1) sore. Tujuan Anies mendatangi lokasi insiden adalah untuk mengecek bahwa seluruh korban telah ditangani dengan baik.

“Saat ini Labfor dari Mabes Polri sedang melakukan penyelidikan di lokasi pemeriksaan, kita semua menunggu sampai selesai. Setelah prosesnya selesai, tim pemadam kebakaran akan mulai melakukan pembersihan terhadap arena,” ujar Anies di lokasi.

Menurut keterangan dari pengelola, kata Anies, mereka akan melakukan audit dengan pelaksana konstruksi. Namun ia meminta audit itu jangan sampai mengganggu operasional BEI nantinya.

“Besok disini (BEI) akan ada even khsusus dan kita tidak ingin wajah Indonesia terganggu dengan kejadian ini. Tadi Pak Direktur menyampaikan, kejadian ini tidak terpengaruh dengan kegiatan saham,” tuturnya.

Selain pihak BEI, lanjut Anies, pihak Pemprov DKI Jakarta juga akan melakukan audit terhadap insiden yang mengakibatkan lebih dari 70 orang terluka ini. Selain audit, pihak Pemprov DKI juga akan melakukan evaluasi terhadap kejadian tersebut.

“Harapannya segera selesai dari pemeriksaan Labfor dan kemudian pembersihan dan audit. Sesegera mungkin kita harus memastikan seluruh bagian gedung ini aman,” katanya.

Mantan Menteri Pendidikan ini juga menjelaskan, dengan adanya kejadian tersebut, pihaknya akan lebih aktif mengecek status kelayakan gedung yang ada di Ibu Kota. Nantinya, gedung yang layak fungsi akan diberikan sertifikasi dari pihak Pemprov.

“Kita akan cek semua sertifikasi layak fungsi. Gedung-gedung yang sertifikasi layak fungsi berakhir akan diminta memperbarui, kalau perbarui artinya ada proses pengecekan,” terangnya.

Lebih jauh Anies mengatakan, sudah ada beberapa pihak yang akan bertanggungjawab terkait biaya perawatan korban di rumah sakit. Setidaknya pihak BPJS dan pihak asuransi dari pengelola gedung akan memback up biaya para korban.

“Saya sudah cek dari kepala BPJS kantor cabang di Jakarta, tadi ia menyampaikan semua tenaga kerja dicover oleh BPJS. Adapun mahasiswa yang sedang berkunjung akan ditanggung oleh asuransi dari pengelola gedung, dan akan menjamin biaya perawatan korban,” pungkasnya.