Pemerintahan Inggris Kini Miliki Menteri Urusan Kesepian

Tracey Crouch, kiri, sekretaris Inggris untuk olahraga dan masyarakat sipil, ditunjuk untuk memimpin respons pemerintah terhadap kesepian.Foto Getty Image
Tracey Crouch, kiri, sekretaris Inggris untuk olahraga dan masyarakat sipil, ditunjuk untuk memimpin respons pemerintah terhadap kesepian.Foto Getty Image

London,Sayangi.com– Sejak Inggris memilih untuk meninggalkan Uni Eropa lebih dari setahun yang lalu, orang-orang Eropa telah mencemoohnya.  Menurut orang Uni Eropa bahwa keputusan tersebut akan menghasilkan sebuah negara kepulauan yang terisolasi dan sepi.

Namun Inggris, sebenarnya, sudah memiliki masalah serius dengan kesepian. Penelitian telah menemukan lebih dari sembilan juta orang di negara ini sering atau selalu merasa kesepian, menurut sebuah laporan 2017 yang diterbitkan oleh Jo Cox Commission on Loneliness.

Isu tersebut mendorong Perdana Menteri Theresa May pada hari Rabu untuk menunjuk seorang menteri untuk kesepian. “Bagi terlalu banyak orang, kesepian adalah realitas kehidupan modern yang menyedihkan,”ungkap May dalam sebuah pernyataan.

“Saya ingin menghadapi tantangan ini bagi masyarakat kita dan bagi kita semua untuk mengambil tindakan untuk mengatasi kesepian. Terutama dialami oleh orang tua, oleh penjaga, oleh orang-orang yang telah kehilangan orang yang dicintai. Ataupun orang-orang yang tidak memiliki seseorang untuk diajak bicara atau berbagi pemikiran mereka dan pengalaman bersama. ”

Mark Robinson, kepala staf Age UK, badan amal terbesar Inggris yang bekerja dengan orang tua, memperingatkan bahwa masalah kesepian bisa membunuh. Ini terbukti lebih buruk bagi kesehatan daripada merokok 15 batang sehari, tapi bisa diatasi dan tidak perlu menjadi faktor dalam kehidupan orang tua,” katanya.

Perdana menteri mengumumkan pada hari Rabu (17/1) bahwa Tracey Crouch, yang merupakan sekretaris olahraga dan masyarakat sipil di kementerian kebudayaan, akan memimpin sebuah kelompok pemerintah untuk membangun warisan Cox dan menetapkan kebijakan mengenai masalah ini.

Secara paralel, Kantor Statistik Nasional akan membantu menetapkan metode untuk mengukur kesepian, dan dana akan disiapkan untuk membantu pemerintah. Badan amal akan mengembangkan strategi yang lebih luas untuk mengidentifikasi peluang untuk mengatasi masalah tersebut.

Komisi Cox, yang diketuai oleh anggota parlemen Rachel Reeves dan Seema Kennedy, mengatakan bahwa mereka menyambut “tanggapan cepat” pemerintah atas laporannya. Mengutip Cox, anggota parlemen tersebut dalam sebuah pernyataan bersama menyebutkan  “Muda atau tua, kesepian tidak membeda-bedakan.

“Sepanjang tahun 2017 kita telah mendengar dari orang tua, anak-anak, orang-orang cacat, perawat, pengungsi dan orang tua yang baru mengetahui tentang pengalaman kesepian mereka,”.

Penelitian pemerintah telah menemukan bahwa sekitar 200.000 orang lanjut usia di Inggris tidak pernah bercakap-cakap dengan teman atau kerabatnya di lebih dari sebulan. “Ini hanya masalah waktu sebelum kesepian berubah menjadi depresi,dan disitulah bahayanya,ungkap mereka.

sumber: The New York Times