Resmikan Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Kapolri Disuguhi Atraksi Palang Pintu

Kapolri Tito Karnavian disambut atraksi Palang Pintu di Mapolda Metro Jaya, Jumat (19/1). (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Kapolri Jenderal Pol Muhammad Tito Karnavian meresmikan sebuah gedung baru di lingkungan Mapolda Metro Jaya, pada Jumat (19/1). Gedung tersebut dinamakan Gedung Promoter, sesuai dengan visi misi Polri saat ini:┬áProfesional, Modern, dan Terpercaya.

Kapolri datang ke Mapolda Metro Jaya sekira pukul 09.20 WIB. Saat datang ke Mapolda Metro Jaya, Tito didampingi sang istri yang juga Ketua Umum Bhayangkari, Tri Suswati Karnavian.

Kedatangan Kapolri disambut dengan acara khas tanah Betawi, yakni atraksi Palang Pintu. Sementara di sisi seberang, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis telah menunggu.

Setelah usai atraksi Palang Pintu, Kapolda Metro bersama Kapolri berjalan memasuki gedung Promoter. Tidak lupa lantunan musik marawis juga mengiringi keduanya memasuki gedung yang berada tepat di sebelah Ditreskrimsus Polda Metro Jaya ini.

Dalam sambutannya, Tito berharap, dengan diresmikannya gedung yang diberi nama Gedung Promoter ini, Polri khususnya yang bertugas di Mapolda Metro Jaya dapat memberi pelayanan yang lebih maksimal ke masyarakat. Kapolri juga mengatakan, gedung tersebut dapat disejajarkan dengan beberapa kantor polisi di negara lain.

“Namanya Gedung Promoter, gedung ini digunakan untuk mendapat kepercayaan publik. Ini adalah salah satu modernisasi kita, nggak kalah dengan Kantor Polisi Singapura dan London Metropolitan Police,” ujar Tito.

Dalam peresmian tersebut turut hadir Wakapolri Komjen Pol Syafruddin, serta beberapa mantan Kapolri seperti Jenderal Pol (Purn) Dai Bachtiar, Jenderal Pol (Purn) Badrodin Haiti, Jenderal Pol (Purn) Sutanto, serta beberapa pejabat dari Mabes Polri dan jajaran Polda Metro Jaya.

Kapolri Tito Karnavian foto bersama dengan para mantan Kapolri, Wakapolri, dan Kapolda Metro Jaya, di depan Gedung Promoter, Jumat (19/1)/Kumparan

Menunggu Hingga 13 tahun

Dalam sambutannya, Kapolri Tito Karnavian juga mengungkapkan sejarah panjang pembangunan gedung setinggi 23 lantai itu.

“Kita bahagia karena setelah 13 tahun menunggu, akhirnya gedung ini jadi juga,” kata Tito.

Kapolri mengungkapkan, pembangunan gedung ini dimulai sejak 14 November 2004, diinisiasi oleh Kapolda Metro Jaya saat itu almarhum Irjen (Purn) Firman Gani bersama Kapolri Da’i Bachtiar.

Semula, menurut Tito, gedung tersebut akan diberi nama Gedung Densus 88 Anti Teror, karena pada saat itu marak terjadi aksi teror.

“Waktu itu saya AKBP dan dilantik jadi Kadensus 88 di Polda Metro Jaya. Saat itu saya berpikir mudah-mudahan segera jadi dan saya berkantor di gedung itu,” kata Tito mengenang.

Proses pembangunan gedung ini terhenti cukup lama antara lain karena masalah anggaran. Seiring dengan perjalanan waktu, gedung ini akhirnya dapat diselesaikan, dan namanya diubah menjadi Gedung Promoter, diambil dari visi-misi Polri Promoter (Profesional, Modern dan Terpercaya).

“Gedung ini kontribusi dan jasa-jasa dari para Kapolri, Wakapolri, serta Kapolda dan Wakapolda Metro Jaya terdahulu. Ini kerja senior-senior mulai dari tanahnya, kami hanya bisa melanjutkan. Terimakasih untuk para senior dan kami mohon dukungannya,” kata Tito.

Tito menyebut Gedung Promoter merupakan salah satu wujud modernisasi Polri. Menurutnya, gedung ini tidak kalah bagus dengan kantor kepolisian di Singapura dan di Skotlandia.

“Apalagi yang mungkin pernah mengunjungi Skotlandia. Gedung ini lebih rapi, karena saya lihat gedung di Skotlandia tiga kali, itu kumuh. Bapak-bapak bisa lihat, ini marmer semua, rapi,” kata Tito.