Kapolri: Gedung Promoter Bukan Hanya Kebanggan Polda Metro Tapi Keseluruhan Polri

Kapolri Tito Karnavian foto bersama dengan para mantan Kapolri, Wakapolri, dan Kapolda Metro Jaya, di depan Gedung Promoter, Mapolda Metro Jaya Jakarta, Jumat (19/1). (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo).

Jakarta, Sayangi.com – Kapolri Jenderal Pol Muhammad Tito Karnavian bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis meresmikan gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jumat (19/1). Saat datang, Kapolri juga disuguhi atraksi adat Betawi Palang Pintu.

Tito menjelaskan, bahwa gedung berlantai 23 tersebut telah dirancang sejak tahun 2004 lalu. Gedung tersebut dirancang dengan konsep Go Green, sehingga terlihat sejuk di tengah kondisi Ibu Kota yang padat.

“Gedung ini mengusung¬†konsep Go Green dengan fasilitas lengkap, sehingga Jakarta Raya dapat mewujudkan Polri yang Promoter,” ujar Tito di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (19/1).

Kapolri juga menyampaikan, gedung Promoter yang diresmikan ini bukan hanya menjadi kebanggaan Polda Metro Jaya semata, melainkan Polri secara keseluruhan. Selain itu, Tito mengaku bersyukur dengan kejelian para seniornya terdahulu, karena memilih lokasi Polda Metro Jaya sangat strategis.

“Sangat bersyukur senior-senior bisa mendapatkan lokasi yang sangat strategis dan gedung dibangun di sebelah Semanggi. Gedung pencakar langit yang sangat signifikan, ini lokasi di dekat Semanggi, bisa melihat kemana-mana,” jelasnya.

Mantan Kepala BNPT ini mengenang awal rencana berdirinya gedung Promoter ini sudah sejak 13 tahun silam. Saat itu dirinya masih bertugas sebagai Kepala Densus 88.

“Saat itu saya AKBP dan dilantik jadi kepala Densus 88,” kenangnya.

Berlarutnya pembangunan Gedung Promoter, sambung Tito,  terjadi karena adanya kendala pada anggaran Polri. Namun seiring dengan citra Polri yang terus menunjukkan tren positif, akhirnya anggaran yang diterima Polri bisa untuk membangun infrastruktur penunjang kegiatan.

“Ini peningkatan bahwa Polri tingkatkan reformasi birokrasi, indikator kinerja juga dapatkan itu. Kita lakukan perubahan modern, gedung Polda Sumbar 2012 sejak gempa bumi hancur, 2016 sudah terbangun gedung terbaik di kota Padang. Sebentar lagi Papua Barat, Sulbar Mamuju juga, Mabes Polri gedung Bareskrim 17 lantai akhir tahun ini selesai, karena dua tahun anggaran,” paparnya.

Tambahan Motivasi

Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis merasa bersyukur, karena pembangunan gedung yang telah berjalan 13 tahun itu akhirnya rampung. Dengan anggaran hampir Rp500 miliar, ia berharap Gedung Promoter dapat menambah motivasi Polri dalam melayani masyarakat.

“(Gedung Promoter) Rp498 miliar anggarannya. Gedung akan menjadi tambahan motivasi di jajaran Polda Metro Jaya, didalam melaksanakan dan mengemban tugas negara dan bangsa,” katanya.

Idham juga menghaturkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan kontribusi, sehingga akhirnya Gedung Promoter dapat diresmikan. Setidaknya, selama pembangunan Gedung Promoter, sudah ada tujuh Kapolri yang memberi kontribusi.

“Banyak pihak yang memberikan kontribusi. Terima kasih Kapolri, mantan Kapolri, mantan Kapolda, Wakapolda dan yang lain. Karena tujuh Kapolri gedung ini baru selesai dimulai dari Bapak Jenderal Pol (Purn) Dai Bahtiar hingga ke Bapak Jenderal Pol Tito Karnavian,” pungkasnya.