Mengaku Punya Saksi Penting Soal Kasus Novel, Polisi Panggil Ketua PP Pemuda Muhammadiyah

Dahnil Anzar Simanjuntak

Jakarta, Sayangi.com – Pihak Ditreskrimum Polda Metro Jaya memanggil Ketua Pengurus Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah Danhil Anzar Simanjuntak, terkait statemennya soal siapa penyerang penyidik senior KPK Novel Baswedan. Pasalnya di sebuah stasiun TV swasta, Dahnil menyebut dirinya tahu siapa pihak yang menyerang Novel.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, pemanggilan tersebut dilakukan untuk mengklarifikasi apa yang disampaikan pria yang karib disapa Anin itu. Ia berharap apa yang disampaikan Anin dapat membantu pengungkapan kasus yang telah berjalan lebih dari sembilan bulan lalu.

“Kita klarifikasi banyak informasi yang masuk ke kita, kita klarifikasi ini harapannya kita bisa untuk membantu pengungkapan,” ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (22/1).

Argo menjelaskan, pemanggilan tersebut untuk memastikan apa yang diutarakan Anin berdasar fakta atau hanya asumsi. Jika sesuai fakta, maka polisi dapat menjadikan statemen Anin sebagai tambahan informasi.

“Polisi melakukan penyelidikan dan penyidikan sesuai fakta hukum. Jadi tidak bisa berdasarkan asumsi dengan menyambung-nyambungkan peristiwa yang lain itu tidak bisa,” katanya.

Dalam kasus ini, kata Argo, KPK juga turut andil untuk mengungkap insiden yang menimpa penyidiknya itu. Sehingga ia berharap, apa yang disampaikan Anin ada sesuatu yang berdasar fakta.

“Yang terpenting dalam memberikan informasi itu fakta bukan asumsi. Kalau itu asumsi dan menuduh orang, dari norma umum dan agama tidak dibenarkan,” tuturnya.

Sementara, Anin masih enggan berkomentar banyak terkait pemanggilan tersebut. Menurutnya, ia memenuhi panggilan polisi tanpa persiapan apapun.

“Makanya saya datang dulu, saya tanya. Jadi saya tidak tahu dipanggil kenapa, makanya nanti saya tanya (ke penyidik) kenapa,” ujarnya.

Anin juga membantah ia pernah keluarkan statemen mengenai saksi penting yang dimiliki pihaknya. Justru ia mempertanyakan, siapa pihak yang menganggapnya pernah mengeluarkan statemen seperti itu.

“Siapa yang bilang begitu (saya punya saksi penting yang tidak dipanggil polisi). Saya tidak pernah bilang gitu,” katanya.