Ilustrasi Ilustrasi Foto: sayangi.com/MI

Jakarta, Sayangi.com - Kabut asap di wilayah Riau tak kunjung usai. Asap tersebut kini telah menyebabkan sedikitnya 49.000 orang menderita iritasi pernapasan di Pekanbaru dan sekitarnya.

Namun reaksi pemerintah, khususnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) seolah 'adem-ayem' saja. Hal itulah yang menyebabkan seorang korban asap tersebut memberanikan diri membuat surat yang dikirimkan khusus kepada SBY.

Dalam surat yang kini tersebar di media sosial tersebut, disebutkan bahwa SBY tidak berani ke Riau karena bandara ditutup. Selain itu juga tidak akan ada penyambutan, khususnya dari pelajar di wilayah tersebut, karena sekolah diliburkan. Pengirim surat itu juga menyebut, asap di wilayah itu tidak baik bagi kesehatan SBY dan istrinya Ani Yudhoyono jika mereka berkunjung. Ani pun tidak bisa memanfaatkan kameranya untuk memotret obyek asap, karena dianggapnya tidak layak untuk koleksi foto di instagram Ani Yudhoyono.

Berikut surat lengkap surat tersebut:

SURAT RIAU UNTUK INDONESIA. Dear Yth. Presiden RI bapak SusiloBambang Yudhoyono yang sebentar lagi akan habis masa jabatannya. Riau, dari sini bahasa Indonesia berasal, bahasa yang pernah membuat nusantara satu. Titik api di sekitar kami bukanlah simbol kemarahan Allah, tapi simbol keserakahan dan bukti ketidakpedulian negara, bukti kepongahan Jakarta terhadap daerah. Bapak mau kesini sekarang? Bandara ditutup pak, lagipun tak ada anak sekolah yang menyambut bapak, sekolah diliburkan. Mau menempuh jalan darat? bahaya pak, asap tebal tidak bagus buat kesehatan bapak dan ibu Ani, lagian juga tidak bagus untuk objek foto instagram. Biarkan saja seperti ini, agar Riau bisa menjadi lahan sawit dan bisa ditanami tanaman industri. Biarkan saja seperti ini, kami ikhlas mati pelan-pelan karena ISPA, karena ketidakberdayaan kami di daerah. Kami pasrah, mungkin ini kehendak Allah.

Bagi saudara dan saudari kami di daerah lainnya, kami sangat berterimakasih atas do'a yang selalu kalian panjatkan, mohon maaf karena kiriman asap Riau, kalian jadi terganggu, jika tidak sempat bertatap muka, semoga kita bertemu di Surga nanti.

Berita di TV ONE katanya Pekan baru sudah tidak layak huni lagi karna cuma 5% udara yang bersih yang bisa dihirup, mau ngungsi dari Riau tidak bs..tdak ada penerbangan..tutup semua..hny bisa pasrah..

Mohon selalu sertakan doa buat kami di Riau..Pray for Riau..Pemerintah pusat tidak peduli pd kami..Hari ini puncaknya asap, 6 juta rakyat Riau terancam kena kanker paru2..terutama anak2. . Sepertinya lebih peduli pada pesawat jatuh daripada nasib 6 juta rakyat Riau..pdhl Riau salah satu penyumbang devisa terbesar negara..Hanya begini nasib kami.. TV dan koran tidak banyak memberitakan..terlalu sibuk dg pesawat malaysia yg jatuh..Biar semakin banyak yg mendoakan..Hanya doa yg bisa kami harapkan..sblm rakyat Riau mati pelan2 di sini.