• Sabtu, 14 September 2013 20:16
  • Oleh:  Moh. Ilyas
Quick Count Pilkada Kota Bogor di Media Center pasangan Bima-Usmar Quick Count Pilkada Kota Bogor di Media Center pasangan Bima-Usmar Foto: Tolub

Bogor, Sayangi.com - Warga Kota Bogor, Jawa Barat,  yang tersebar di 68 kelurahan  dan enam kecamatan, Sabtu (14/9) siang telah selesai memberikan suara pada pemilihan kepala daerah  (pilkada) untuk memilih pasangan wali kota dan wakil wali kota 2014-2019.

Pasangan Nomor urut 2 Bima Arya Sugiarto – Usmar Hariman dan pasangan Nomor urut 3 Achmad Ru’yat – Aim Halim Hermana, saling mengklaim kemenangan berdasarkan hasil hitung cepat yang dibuat oleh dua lembaga berbada.

Berdasarkan hasil hitung cepat yang dibuat oleh Charta Politika Indonesia (CPI), pasangan nomor urut 2 Bima Arya – Usmar Hariman unggul dengan meraih suara 35,0%. Sedangkan pasangan nomor urut 3 Achmad Ru’yat – Aim Halim meraih suara 33,1%. Pasangan no 4 Dody Rosadi-Untung W. Maryono meraih 15,8%, disusul pasangan no 5 Syaiful Anwar-Muztahidin Al Ayubi 10,0%, dan terakhir pasangan no urut 1 Firman Sidik Halim-Gartono  meraih 6,1% suara.  

Menurut Direktur Riset Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya, hasil hitung cepat  dengan margin error 1% yang dibuat oleh lembaganya tersebut dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Ia yakin, hasilnya akurat dan tidak akan berbeda signifikan dengan perhitungan riil oleh KPUD Kota Bogor.

Berdasarkan hasil hitung cepat yang dirilis oleh PKS sebagai partai pengusung  tim Achmad Ru’yat –Aim Halim, kemenangan justru diraih oleh pasangan no urut 1 Ru’yat –Aim  dengan perolehan suara 35,2%. Disusul oleh pasangan Bima Arya – Usmar Hariman meraih 31,8%. Hasil perolehan suara tiga pasangan lainnya, adalah no 4 Dody Rosadi-Untung W. Maryono meraih 15,4%, disusul pasangan no 5 Syaiful Anwar-Muztahidin Al Ayubi 10,5%, dan terakhir pasangan no urut 1 Firman Sidik Halim-Gartono  meraih 7,1% suara.

Pemenang Pilkada Kota Bogor pada akhirnya memang menunggu hasil penghitungan manual yang akan ditetapkan oleh KPUD Kota Bogor.