• Kamis, 03 Oktober 2013 17:54
  • Oleh:  Gatot
Ilustrasi Ilustrasi Foto: jogjaicon.blogspot

Lumajang, Sayangi.com - Seekor macan kumbang tersesat ke perkampungan dan masuk ke rumah warga di Desa Sentul, Kecamatan Sumbersuko, Lumajang, Jawa Timur, Rabu sore, (2/10). Sontak warga sekitar panik dan ketakutan mendapati bintang buas tersebut di rumah Mulyono.

Mendengar berita tersebut petugas Taman Safari Indonesia II Prigen, Pasuruan dan beberapa anggota Polsek Tempeh segera ke lokasi.

Untuk mengamankan macan kumbang, petugas Taman Safari Indonesia segera memasang perangkap dan senapan pembius. Akan macan yang telah tersudut tersebut mengamuk dan menyerang petugas.

Tiga orang jadi korban keganasan macan tersebut. Dua di antaranya adalah dari tim Taman Safari Indonesia, yakni dokter hewan Irvan dan Roni. Sedangkan satu lainnya, Ajun Inspektur Satu Sholeh, anggota Kepolisian Sektor Tempeh. Mereka dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang.

"Ketiga orang tersebut mengalami luka yang sangat parah dan dalam di bagian telinga dan kepala," ujar Hasan, anggota tim indentifikasi Polres Lumajang.

Melihat kondisi yang sangat membahayakan nyawa manusia, akhirnya macan kumbang tersebut ditembak mati petugas. Kepala Bidang Pengelolaan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Wilayah II Kabupaten Lumajang Ahmad Susyoto mengatakan, eksekusi mati dilakukan atas perintah Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Surabaya.

"Instruksi dari BKSDA Surabaya, jika berbagai langkah yang dilakukan untuk menangkapnya tidak berhasil, maka diizinkan untuk dibunuh," kata Ahmad Susyoto.(GWH)