• Rabu, 06 November 2013 19:29
  • Oleh:  Ardhy Fitriansyah
Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi Foto : Sayangi.com

Palembang, Sayangi.com - Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim KPK,  Bupati Empat Lawang H Budiantoni Aljufri (HBA) terancam dinonaktifkan. Pasalnya saat ini HBA dikabarkan  telah menjadi tersangka terkait kasus penyuapan pada sengketa Pilkada kabupaten Empat Lawang.

"Kalau masalah di Sumsel yang disebut-sebut itu ada dua, nah yang satunya kalau saya tidak salah itu sudah menjadi tersangka yaitu Bupati Empat Lawang," kata Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Gamawan Fauzi saat diwawancarai di Rumah Makan Pagi Sore, Palembang, Rabu (06/11).  

Gamawan Fauzi berada di Palembang dalam rangka acara pelantikan Gubernur terpilih Sumsel Alex Noerdin-Isak Mekki, yang dijadwalkan berlangsung Kamis (07/11).

Dalam kesempatan itu Gamawan mengungkapkan, nanti jika HBA telah ditetapkan menjadi terdakwa, maka pihaknya meminta Gubernur Sumsel mempersiapkan diri untuk mengirimkan administrasi pergantian Bupati Empat Lawang ke pemerintah pusat dalam hal ini Kemendagri.

"Jika menjadi terdakwa nanti tentu akan kita non aktifkan dan kita minta pak Gubernur untuk segera mengirim administrasinya ke Kemendagri," kata Gamawan Fauzi.

Sementara itu, mengenai kasus yang juga terjadi dengan Walikota Palembang H Romi Herton, Gamawan tidak mau berkomentar. "Kalau yang Walikota Palembang kita tidak mau berkomentar karena kita belum tahu secara jelasnya ," tambah Gamawan.

Saat ditanya, apakah kasus kedua kepala daerah itu  akan menggangu jalannya roda pemerintahan di Sumsel, Gamawan menuturkan hal tersebut tidak akan menganggu jalannya roda pemerintahan.

"Kita serahkan kepada hukum dan silahkan saja pemerintahan berjalan terus sesuai dengan jalurnya. Kecuali nanti kalau sudah ada ketentuan hukum lain," tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Sumsel, Ir H Alex Noerdin saat dikonfirmasi mengenai hal itu tampak engganberkomentar. "Oh ya, no coment dululah," ujarnya.

Namun jika memang hal itu terbukti dan telah ditetapkan maka pihaknya akan mengikuti prosedur yang ada. "Kita lihat dulu kalau memang begitu ya kita ikuti proses yang ada saja, bukankah semua ada prosedur atau ada aturan mainnya," tambah Alex.

"Yang jelas kalau ada bupati walikota yang mengalami masalah, Gubernurnya pasti sedih sebab itu menyangkut kita semua," kata Alex, yang Kamis besok akan dilantik sebagai Gubernur Sumsel periode 2013-2018. 

Sedangkan, Juru Bicara (Jubir) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Johan Budi saat dihubungi sejumlah awak media mengatakan, bahwa pihaknya belum menetapkan tersangka untuk kasus yang ada di Sumsel. "Belum ada penetapan tersangka. Nah untuk perkembangan pemeriksaan di wilayah Sumsel yaitu khususnya di Kabupaten Empat Lawang dan Kota Palembang saya belum tahu," ucapnya singkat.(MD).