• Rabu, 14 Agustus 2013 17:34
  • Oleh:  Nur Fitriana
Seblak Basah Bandung Seblak Basah Bandung Foto: portal.mbandung.com

Bandung, Sayangi.com - Selain terkenal sebagai Paris Van Java karena menjadi pusat mode dan membanjirnya Factory Outlet, Bandung juga dikenal dengan surganya makanan unik. Salah satunya adalah, seblak basah. Seblak basah terbuat dari kerupuk aci (sagu) yang telah direbus atau dikukus yang kemudian ditumis di atas wajan bersama sejumlah bumbu yang sudah dihaluskan. Seblak basah tidak disajikan dalam keadaan kering dan renyah, tetapi sedikit berair dan kenyal.

Versi asli seblak adalah basah. Camilan asal Bandung ini dibentuk aneka ragam bisa bundar pipih, kecil memanjang, atau berbentuk lain sesuai selera penjualnya, sebagaimana kerupuk kanji. Adonan ini direbus, lalu ditumis dengan bumbu yang terdiri dari cabai, bawang putih, garam dan kencur yang dihaluskan. Gurih, pedas, dan agak kenyal, menjadikan seblak begitu digemari.

Selain seblak basah, ada pula seblak kering. Bahan yang digunakan sih sama saja, kanji, tapi diolah dengan cara digoreng dengan minyak setengah panas, sehingga menghasilkan tekstur yang keras dan renyah. Seblak kering ini sering dijadikan oleh-oleh saat mampir ke Bandung.

Seblak juga sering diolah dengan cara lain. Ditumis dengan tambahan telur, mie, sayuran, dan bakso, seafood atau sosis. Mirip kwetiau goreng komplet atau kue wortel yng bisa kita jumpai di Malaysia atau Singapura. Jajanan ini sedang banyak digemari masyarakat Bandung karena enak, murah, dan mengenyangkan. Cukup Rp 5.000 per porsi. Anda bisa menjumpai pedagangnya di area sekolah, kampus, atau pusat perbelanjaan di Bandung.

Saking digemarinya, ada yang membuat versi instannya, Seblak Basah Mommy, tinggal menyeduhnya menggunakan air panas atau minyak panas, seblak Basah Instan siap disantap. Versi instan ini bisa didapatkan secara online melalui facebook dan twitter. Di beberapa pusat jajanan di Bandung juga menyediakan penganan instan tradisional satu ini. Waaah... penasaran dengan penganan tradisional yang kini dikemas modern ini? Singgahlah ke Bandung. (FIT/Berbagai sumber)