Setengah percaya ada korupsi di MK, Mahfud tetap dukung Nazaruddin bongkar semuanya Setengah percaya ada korupsi di MK, Mahfud tetap dukung Nazaruddin bongkar semuanya Foto: Sayangi.com/Emil

Jakarta, Sayangi.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menilai, proyek pembangunan Gedung MK dan Gedung Diklat MK tidak ada indikasi korupsi, sebagaimana disebut mantan Bendahara Umum Partai Demokrat (PD) Muhammad Nazaruddin di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Rabu (31/7) malam.

Apalagi, "Pembangunan Gedung MK itu mendapat penghargaan dari pemerintah karena bersih dan menghabiskan uang di bawah anggaran yang tersedia," heran Mahfud, saat dihubungi oleh Sayangi.com, Kamis (01/08). Namun, Mahfud mengaku siap mendukung Nazaruddin untuk membongkar, jika memang proyek pembangunan Gedung MK dan Gedung Diklat MK itu terindikasi korupsi.

"Saya setuju Nazar membongkar proyek itu jika ada korupsinya. Setiap upaya mengungkap dan menghukum koruptor akan saya dukung," tegas Mahfud.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya oleh Sayangi.com, pembangunan Gedung MK dan Gedung Diklat MK disebut-sebut sebagai proyek "bagi-bagi duit" untuk kalangan anggota DPR. Pembangunan Gedung Diklat MK senilai Rp 196 miliar konon dilakukan lewat penunjukan langsung, begitupun pembangunan Gedung MK senilai Rp 300 Miliar. (MSR)