• Senin, 19 Agustus 2013 12:43
  • Oleh:  Piere Asnawi
Kabar-Kabur Terkait Pelaku Penembak Polisi Ilustrasi foto: kjrh.com

Jakarta, Sayangi.com - Mabes Polri meluruskan kabar yang beredar, terkait penangkapan Iwan Priadi (44). Iwan disebut-sebut sebagai pelaku kasus penembakan dua polisi Polsek Pondok Aren, Tangerang Selatan, Ipda (Anumerta) Kushendratna dan Aipda (Anumerta) Ahmad Maulana.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Polisi Ronny F. Sompie menegaskan, penangkapan Iwan kemarin tidak ada kaitannya dengan peristiwa terorisme, khususnya penembakan anggota Polri di Tangerang Selatan. "(Itu) di luar kasus teror, kriminalitas biasa," ungkap Ronny, di Mabes Polri, Senin (19/8).

Kata Ronny, kabar bahwa Iwan - pemilik Yamaha Mio - sebagai pelaku penembakan dua polisi Pondok Aren belum dapat dipastikan pihak Kepolisian. Penangkapan Iwan oleh Polresta Tasikmalaya terkait dengan tindak kriminal yang terjadi di wilayah Jawa Barat, utamanya di Tasikmalaya. "Soal apakah ada kaitannya dengan peristiwa yang terjadi di wilayah Tangerang, masih diselidiki. Penangkapan itu bagian dari kerjasama Polda Jawa Barat dan Polda Metro Jaya," papar Ronny.

Ronny pun belum bisa memastikan kabar lain yang menyebut-nyebut Iwan sebagai anggota Front Pembela Islam (FPI). "Mari kita tunggu faktanya," tuntasnya.

Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri menangkap seorang warga Kawalu, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu (18/8). Penangkapan warga Kampung Cijeruk Hilir, Kelurahan Cibeuti, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya itu  langsung ditangani tim Densus 88 yang berangkat dari Jakarta. Kabar yang beredar kemudian menyebut Iwan sebagai anggota jaringan penembak polisi di Pondok Aren, Tangerang, Banten, pada Jumat (16/8).