• Rabu, 23 Oktober 2013 14:32
  • Oleh:  Yan Zavin
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto Foto: Sayangi.com/Okky

Jakarta, Sayangi.com - Ada 10 siswa-siswi SMP Negeri 4 Jakarta, Sawah Besar, Jakarta Pusat yang terlibat dalam 'syuting' video porno. Mereka yang terlibat adalah siswa-siswi kelas 2 dan 3 yang berperan sebagai pemeran, perekam dan penonton.

Hal ini diungkapkan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto. Dijelaskannya, selain dua pemeran ada 8 siswa-siswi yang terlibat dalam pembuatan film tersebut. Mereka terlibat dalam 3 kali pembuatannya, yakni pada 23 September, 25 September dan terakhir 9 Oktober 2013.

"Yang pertama 2 orang yang melakukan dan yang nonton 2 orang. Yang kedua, yang melakukan 2 dan yang nonton 6, yang ketiga yang melakukan 2 orang dan yang nonton 8," jelasnya.

Film tersebut dibuat di ruang kelas yang kosong setelah jam pelajaran usai.

Untuk lebih memperjelas penyelidikan Polda Metro Jaya akan meminta bantuan ahli teknologi untuk menyelidiki rekaman video mesum pelajar SMP tersebut.

"Dalam menangani kasus ini penyidik perlu kehati-hatian sehingga penyidik akan konsultasi sama tim ahli baik pidana, IT, dan sebagainya untuk dapat meyimpulkannya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (23/10).

Rikwanto menambahkan, hingga saat ini petugas telah memintai keterangan sebanyak 14 orang saksi untuk kasus tersebut. Di antaranya orang yang merekam, menonton, kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru BP, walikelas dan 10 orang siswa yang ikut nonton dari beda-beda kelas.

"Ini sepertinya dilakukan hanya untuk kesenangan saja," imbul Rikwanto.

Topik Berita