• Sabtu, 09 November 2013 11:36
  • Oleh:  Yan Zavin
Kahumas PT KAI Daop 1 Suhendar Mulya Kahumas PT KAI Daop 1 Suhendar Mulya Foto: sayangi.com/Yan Zapin

Bogor, Sayangi.com - Ujicoba Kereta Pangrango pada Sabtu (9/11) pukul 08.00 WIB dengan mengambil star dari Stasiun Paledang Bogor menuju Sukabumi diikuti sejumlah pejabat kereta api (KA).

Demikian diungkap oleh Kepala Hubungan Masyarakat PT KAI Daops 1, Sukendar Mulya, mengatakan bahwa keberangkatan lokomotif pertama Pangrango diikuti  Mentri BUMN Dahlan Iskan dan Direktur PT KAI Ignasius Jonan.

"Selain rombongan pejabat, ada sekitar 100 penumpang yang memiliki tiket ikut diberangkatkan. Dengan ujicoba ini, Kereta Pangrango resmi melayani masyarakat. Kereta ini menggantikan Kereta Bumi Geulis yang berhenti opersi pada 15 Desember 2012 lalu," kata Sukendar Mulya kepada wartawan, Sabtu (9/11).

Sukendar menuturkan, ujicoba dilakukan untuk mengetahui kelayakan jalur perlintasan Bogor–Sukabumi akibat lama tidak terpakai. Ujicoba kereta Pangrango tersebut hanya sampai Sukabumi dengan jarak tempuh kurang lebih 2 jam.

"Pembenahan akan terus dilakukan pasca kereta beroperasi. Ini untuk memberi layanan yang maksimal bagi masyarakat," jelas Sukendar.

Menurutnya, langkah PT KAI membuka kembali jalur Bogor-Sukabumi perlu didukung semua pihak. Rel Bogor-Sukabumi berkategori R 33 dan R 42. Sementara untuk jalur Jabodetabek berkategori R 54.

"Di jalur Bogor-Sukabumi sepanjang 57 kilometer ini ada 10 stasiun dan 3 halte. Halte cuma tempat naik-turun penumpang. Kondisi R33 dan R42, membuat laju kereta tidak secepat KRL rute Bogor-Jakarta Kota yang kecepatannya mencapai 60 kilometer dalam tempo 1,5 jam dengan melewati 25 stasiun," ungkap Sukendar.

Sukendar berharap, dengan kembali beroperasinya kereta Pangrango, maka masyarakat diharapkan memanfaatkan angkutan massal ini, guna melakukan aktifitas rutin baik kerja maupun bisnis.

Kereta Pangrango terdiri atas 1 lokomotif, 1 gerbong eksekutif, 3 gerbong ekonomi, dan 1 gerbong pembangkit. Gerbong penumpang eksekutif dan ekonomi dilengkapi dengan penyejuk udara.

Untuk jadwal keberangkatan dari Stasiun  Sukabumi menuju Bogor pukul 05.00, 10.00, dan 15.00 WIB. Jadwal keberangkatan dari Stasiun Bogor pukul 07.30, 12.30, dan 17.30 WIB.

"Pengoperasian kembali jalur kereta api Pangrango lebih bermanfaat ketimbang membangun Jalan Tol Bogor-Sukabumi (Bocimi) dalam hal mengatasi kemacetan," terang Sukendar.

Harga tiket kereta Pangrango sekali jalan untuk tujuan Sukabumi dari Stasiun Bogor untuk kelas ekonomi AC Rp 15 ribu. Sedangkan kelas eksekutif Rp 35 ribu.  Dalam sehari kereta enam kali berangkat dan datang. (GWH)