• Jum'at, 27 September 2013 13:51
  • Oleh:  Yan Zavin
Demo Lurah Susan di Lenteng Agung Demo Lurah Susan di Lenteng Agung Foto: Sayangi.com/Chapunk

Jakarta, Sayangi.com - Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) menanggapi dan menegaskan terkait permintaan Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi, yang meminta dirinya untuk segera mengevaluasi penempatan Susan Jasmine Zulkifli sebagai Lurah Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Menurut Gamawan Fauzi, penolakan warga terhadap Susan dikhawatirkan mengganggu kinerjanya.

"Belum lah. Nanti belum itu. Saya hanya akan memindahkan atau mencopot anak buah saya berdasarkan prestasi. Bukan berdasarkan masalah tertentu, sebagaimana tuntutan segelintir warga Lenteng Agung. Nanti tunggu enam bulan ke depan. Tidak akan saya pindah kalau alasannya karena persoalan beda agama. Saya belum melihat hal yang tidak baik terhadap lurah Susan," kata Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, kepada wartawan di Balaikota DKI, Jumat (27/9).

Sebelumnya diketahui, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi meminta Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) untuk segera memindahkan Lurah Lenteng Agung, Susan Jasmine Zulkifli ke kelurahan lain.

Dia menjelaskan, Gubernur harus mempertimbangkan kemungkinan penurunan kinerja Susan karena tidak didukung warga. Tujuan pemberian jabatan tertentu kepada seseorang adalah kesuksesan program karena kinerja yang baik.

"Tapi kalau dengan penempatan seseorang yang kurang tepat, tentu harapan itu sulit diwujudkan. Agama dan keyakinan seseorang itu kan bukan dasar penempatannya pada jabatan dan posisi tertentu. Jokowi dalam hal ini tidak salah dalam menempatkan Susan sebagai Lurah yang kebetulan beragama Kristen," kata Gamawan Fauzi, Kamis (26/9).

Menurutnya, Indonesia merupakan negara yang majemuk. Tidak ada larangan menempatkan pejabat di mana pun dalam negara yang bineka. Apalagi jabatan yang bersifat selektif bukan elected (dipilih). "Tapi, akan lebih bijak lagi, kalau Susan ditempatkan yang di daerah non muslim juga," ujar Gamawan. (RH)