• Kamis, 26 September 2013 16:49
  • Oleh: 
Pesepakbola tim nasional Indonesia, Maldini (15) berebut bola dengan pesepakbola timnas Vietnam, Nguyen Phong Hong (7) dan Truong Van Thiet (4) dalam pertandingan babak final AFF U-19 Championship 2013 di Gelora Delta Sidoarjo, Jatim, Minggu (22/9) Pesepakbola tim nasional Indonesia, Maldini (15) berebut bola dengan pesepakbola timnas Vietnam, Nguyen Phong Hong (7) dan Truong Van Thiet (4) dalam pertandingan babak final AFF U-19 Championship 2013 di Gelora Delta Sidoarjo, Jatim, Minggu (22/9) Foto:antara

Mamuju, Sayangi.com - Maldini Pali, pemain sayap Tim Nasional U-19 yang baru saja menjuarai Piala AFF 2013, diarak keliling kota Mamuju ibukota Provinsi Sulawesi Barat, sesaat tiba di Bandara Tampapadang, Mamuju, Kamis.

Kedatangan Maldini ke kampung halaman mendapat sambutan hangat dari masyarakat termasuk dari Pemerintah Kabupaten Mamuju maupun dari Pemerintah Provinsi Sulbar.

"Seluruh pemain Timnas diperbolehkan untuk beristirahat dan mengunjungi kampung halaman untuk beberapa hari saja. Setelah ini saya kembali ke Jakarta untuk mengikuti persiapan pada ajang berikutnya," kata Maldini.

Tak heran, sejak tiba di Bandara Tampapadang Mamuju, hingga diarak keliling kota, banyak masyarakat memanfaatkan untuk mengabadikan gambarnya.

Pemain yang mengenakan jersey bernomor punggung 15 itu tiba-tiba menjadi idola masyarakay Mamuju. Meski demikian, anak kelahiran Mamuju berdarah Tana Toraja ini terlihat tetap rendah hati.

Bahkan, sebelum diarak keliling kota, Maldini bersama ayahnya dan Ketua KONI Mamuju dan mantan pelatih Maldini semasa berkiprah di klub Mamuju, juga menyempatkan diri untuk menemui Bupati Mamuju H. Suhardi Duka.

Saat laga final AFF yang berakhir dengan adu penalti, Maldini mengaku sempat tidak percaya diri saat dipercaya sebagai salah satu eksekutor karena semua teman tidak berani mengambil alih untuk mengeksekusi tendangan finalti.

"Dengan penuh percaya diri saya memberanikan diri untuk menjadi penendang, puji Tuhan semua berjalan baik dan saya berhasil," ungkap Maldini.

Meski telah berseragam Timnas dan mulai jarang di kampung halamannya namun remaja yang sempat bermain di klub Peluru FC Mamuju ini mengaku bangga sebagai warga Mamuju.

"Saya lahir dan besar disini dan saya bangga jadi orang Mamuju. Kampung halaman tak mungkin dilupakan karena dari sini saya meniti karir sepakbola tingkat amatir," kata Maldini.

Bupati Mamuju, H. Suhardi Duka, mengatakan sangat bangga atas prestasi yang ditorehkan Maldini yang telah membawa nama harum bukan hanya daerah melainkan Negara dalam dunia olah raga sepak bola.

"Maldini telah berhasil menembus ketatnya kompetisi ditingkat nasional dan membawa Indonesia sebagai juara," kata Suhardi Duka.

Suhardi Duka berjanji siap memberikan bea siswa bagi Maldini ataupun yang lain yang bisa mengangkat prestasinya dalam olahraga sepakbola.

"Keberhasilan Maldini akan membuka jalan bagi remaja di Mamuju untuk meraih hal yang sama. Kita berharap akan lahir Maldini-Maldini selanjutnya dari Mamuju," ungkapnya.

Sementara itu, Pemerintah provinsi Sulbar, juga memberikan bonus berupa satu rumah untuk Maldini Pali yang sukses menjuarai Piala AFF 2013.

"Sudah sepantasnya kita memberikan bonus terhadap Maldini yang telah mampu mempersembahkan tropi juara di Piala AFF U-19," kata Gubernur Anwar Adnan Saleh. (ANT)