Kampanye Pilwalkot Bandung, Polrestabes Imbau Tidak Lakukan Demo

Bandung, Sayangi.com – Polrestabes Bandung mengimbau agar para aktivis, ormas atau elemen masyarakat tidak melakukan aksi demonstrasi selama berlangsungnya masa kampanye Pilkada Kota Bandung 2013 yang dilaksanakan pada 6 hingga 19 Juni mendatang.

“Selama masa kampanye berlangsung, kami mengimbau agar elemen massa tidak demo dulu. Itu harapan kita seperti itu,” kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Abdul Rakhman Baso, di Bandung, Jumat (7/6).

Ia menuturkan, polisi bukannya melarang masyarakat berunjuk rasa menyampaikan ragam aspirasi selama masa kampanye Pilkada Kota Bandung.

Hal itu, kata Kapolrestabes, sesuai dengan UU RI Nomor 9 tahun 1998 yakni secara jelas setiap warga negara berhak menyampaikan pendapat di muka umum.

“Kami tidak bisa melarang pedemo. Tapi kan harus memerhatikan etika dan budaya terkait penyelenggaraan Pilwalkot ini,” kata Abdul.

Masa kampanye terbuka Pilkada Kota Bandung sendiri digelar 8-16 Juni.

Setiap pasangan calon mendapatkan giliran satu kali, kecuali 13 Juni karena bertepatan dengan pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar.

Untuk kampanye tertutup akan berlangsung pada tanggal 7 hingga 19 Juni 2013.

Pilkada Kota Bandung ini diikuti oleh delapan pasangan calon yakni pasangan nomor urut 1 Edi Siswadi-Erwan Setiawan, nomor urut dua Wahyudin Karandinata-Toni Apriliani, nomor urut tiga Wawan Dewanta-Sayogo.

Pasangan nomor urut empat M Ridwan Kamil-Oded M Danial, pasangan nomor urut lima Ayi Vivananda-Nani Suryani, pasangan nomor urut enam MQ Iswara- Asep Dedi Ruyadi, pasangan nomor urut tujuh Budi Setiawan-Rizal Firdaus dan pasangan nomor urut delapan Bambang Setiadi-Alex Tahsin Ibrahim.

Sementara itu, untuk pemungutan atau pencoblosan Pilkada Kota Bandung akan diadakan tanggal 23 Juni 2013 mendatang. (HST/ANT)