Restoran Sehat IPB Hadir di Kota Bogor

Bogor, Sayangi.com –┬áDillenia Kitchen restoran yang dibentuk oleh dosen dan alumni Institut Pertanian Bogor hadir di Kota Bogor menawarkan hidangan makanan dan minuman sehat untuk semua kalangan.

“Semua bahan makanan dan minuman yang digunakan merupakan berbahan dasar lokal hasil dari penelitian dan inovasi dari dosen IPB, seperti salah satunya beras analog, dan produk-produk pertanian lainnya,” kata Fatimah pengelola Dillenia Kitchen.

Fatimah menyebutkan, Dillenia Kitchen menawarkan konsep fast and healthy foods dengan penyajian hidangan dalam wadah wajan panas (hot plate).

Dellina Kitchen menyediakan menu makanan sehat seperti beras merah, beras analog yang rendah kalori, mie jagung, minuman herbal dari alang-alang, apel cinamon dan masih banyak lagi.

“Kami punya menu favorit salah satunya Beef Teriyaki, berbeda dengan restoran lainnya, kita menyajikan pilihan kabohidratnya untuk konsumen bisa memilih pakai beras merah, beras putih, beras analog, atau mie jagung,” kata Fatimah yang juga alumni IPB.

Untuk minumannya, lanjut Fatimah, Dellina Kitchen menyuguhkan aneka minuman herbal yang dibuat sesegar mungkin sehingga selain nikmat juga sehat.

“Untuk minuman ada minuman alang-alang segar, atau apel cinamon yakni sari apel yang dicampur dengan kayu manis, baik untuk perut,” katanya.

Salah satu dosen pendiri Dillenia Kitchen dari Fakultas Kedokteran Hewan, Umie Cahya Ningsih menyebutkan, Dellinia Kitchen dibentuk atas inisiatif sejumlah dosen IPB yang berkumpul untuk memajukan hasil penelitian dan inovasi IPB.

“Kami melihat dari Serambi Botani, banyak pembeli yang menanyakan kepada kita, hasil pertanian yang dijual disana diolahnya seperti apa. Melihat itu, timbul ide untuk mengembangkan hasil-hasil inovasi dosen dalam bentuk restoran,” katanya.

Menurut Umie, alasan memilih mendirikan restoran melihat pertumbuhan bisnis restoran dan cafe sangat tinggi di Kota Bogor ditambah kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat terutama bagi masyarakat kalangan menengah atas.

“Ini sejalan dengan produk inovasi hasil penelitian dosen dan mahasiswa IPB yang mengusung hidup sehat, kenapa tidak kita bentuk restoran untuk memproduksi inovasi hasil penelitian tadi,” katanya.

Umie menambahkan, tujuan didirikannya Dillenia Kitchen untuk menciptakan restoran dengan menu sehat enak yang berbasis hasil penelitian yang inovatif, “Dillenia Kitchen memoderenisasikan cara menikmati makanan yang berbasis beras analog, sehingga mudah diterima oleh seluruh kalangan usia,” katana.

Dillenia Kitchen resmi dibuka Rabu (5/6) kemarin. Kehadiran restoran tersebut disambut baik pengunjung yang menginginkan inovasi makanan fast food yang sehat dan terjamin kadar gizinya.

“Kalau makanan “fast food” yang lain-lain sudah biasa makannya, kebanyak disajikan dalam bentuk goreng. Disini menunya berbeda, tidak digoreng lebih sehat, kadar gizinya dapat diketahui, menggunakan bahan-bahan yang berbeda seperti beras merah, analog,” kata Maya salah satu pengunjung Dillenia Kitchen. (RH/ANT)