Kepemilikan Senjata Api Meresahkan Masyarakat

Jakarta, Sayangi.com – Aksi penembakan yang menelan banyak korban jiwa terus terjadi seiring peredaran senjata api ilegal. Hal itu membuat masyarakat merasa resah dan terancam.

Insiden penembakan oleh orang maupun kelompok tak dikenal kerap terjadi di daerah maupun di pusat kota. Apalagi banyak pula senpi rakitan dibuat dan digunakan masyarakat secara sembarangan.

Anggota Komisi III DPR RI, Desmond Junaidi Mahesa meminta Polri agar menuntaskan peredaran senjata api di masyarakat. “Polri seharusnya bisa mendeteksi peredaran senpi. Apalagi jika diketahui senpi yang beredar adalah ilegal. Salah satu cara yang bisa ditempuh adalah dengan menggelar operasi,” tuturnya saat dimintai keterangan, Sabtu (8/6).

Tujuanya adalah untuk meminimalisir aksi kekerasan yang menggunakan senpi. Peredaran senjata api di organisasi harus serius ditangani.
Pihak kepolisian sebenarnya sudah berulang kali melakukan penangkapan terhadap para pelaku tindak kejahatan yang menggunakan senpi.
“Mengenai peredaran senpi, anggota kepolisian sudah melakukan pengawasan dan akan terus dilakukan operasi Sendak. Belakangan ini memang tidak terekspos. Tapi operasi terus dijalankan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, Sabtu (8/6/2013).

Rata-rata senjata yang beredar dan ditemukan dari lokasi eks konflik adalah selundupan dari luar negeri, dari para teroris, dan senjata rakitan yang banyak digunakan masyarakat untuk tindak kejahatan. (MSR)