Ini Harapan Boediono Untuk PNPM ke Depan

Padang, Sayangi.com – Wakil Presiden RI Boediono mengungkapkan harapannya terhadap Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan dan Perkotaan. Ia keberadaan program tersebut akan terus dipertahankan di masa-masa mendatang tanpa melihat siapa presiden negeri ini.

“PNPM Mandiri berakhirnya pada 2014, dengan banyak permintaan masyarakat maka nanti akan disampaikan ke pemimpin periode mendatang,” kata Wapres di Padang, Sabtu (9/7/2013).

Wapres menyampaikan hal itu menanggapi harapan dari pegiat PNPM Perkotaan di Padang, agar di masa mendatang program itu tetap dilanjutkan karena sangat memberi dampak positif bagi masyarakat.

Menurut Boediono, jika sebuah program sudah baik dan berkaitan dengan kepentingan masyarakat, maka hal itu layak untuk diteruskan. Alasannya, karena dirinya melakukan kunjungan ke daerah, PNPM selalu mendapatkan komentar yang baik dari masyarakat dan terus berharap tetap dilanjutkan.

“Dalam pelaksanaannya memang masih ada kekurangan, namun secara umum program ini sangat baik dan dirasakan masyarakat. Kami (pemerintah) sangat menginginkan PNPM akan terus, kalau masih ada anggaran nantinya akan ditambah,” katanya.

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dalam sambutannya pada pertemuan dengan pegiat PNPM dan kader posyandu menyampaikan program PNPM menggugah partisipasi, karena semuanya ikut terlibat dalam membuat dan kerja sama di lapangan. Ia pun berharap agar Wapres menambah anggaran PNPM di Sumbar, karena sangat mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yang melibatkan swadaya masyarakat.
Kegiatan PNPM sampai saat ini dinilai sangat bermanfaat dalam mendorong pembangunan, karena dalam pelaksanaannya di lapangan melebihi dari anggaran yang dikucurkan. Oleh karenanya, ia berharap akan terus dipertahankan.

Ia mencontohkan dalam pembangunan infrastruktur jalan dengan alokasi anggaran Rp50 juta. Meski dengan jumlah itu kata dia, hasilnya bisa meningkat 100 persen, karena dikerjakan dengan semangat kekompakan dan gotong royong.

Diakuinya, Provinsi Sumbar sendiri pada 2013 memperoleh PNPM Mandiri Perdesaan dari Kemendagri senilai Rp248 miliar yang bersumber dari APBN. Sedangkan sisanya, yakni Rp18 miliar bersumber dari APBD dengan jumlah penerima manfaat sekitar 119 ribu orang.

“Kami mendukung dan bertanggung jawab dalam pelaksanaannya sehingga diharapkan program PNPM Mandiri ke depan tetap dipertahankan,” ungkapnya.