DPR: Kemlu Harus Klarifikasi Penyebab TKI Membakar KJRI Jeddah

Jakarta, Sayangi.com – Wakil Ketua Komisi I DPR-RI, Ramadhan Pohan meminta Kementerian Luar Negeri (Kemlu), melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Arab Saudi memberikan klarifikasi ke publik terkait pembakaran Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, Arab Saudi yang dilakukan Tenaga Kerja Indonesia.

“Kemlu, lewat Kedubes RI untuk Arab Saudi harus menyampaikan klarifikasi ke publik. Apa sebenarnya terjadi, ada berapa korban luka atau wafat atas insiden itu? Sebagai wakil rakyat yang lakukan fungsi pengawasan, saya ingin tahu langkah-langkah apa yang sudah dilakukan untuk evakuasi, pengobatan atau penanganan pasca insiden,” kata Ramadhan kepada Sayangi.com, Senin (10/6).

Klarifikasi dari Kemlu terkait aksi TKI tersebut sangat penting disampaikan. Sebab, menurut Ramadhan, publik ingin tahu bagaimana deteksi awal dari Dubes Gatot atau KBRI dan KJRI ihwal gelombang massa 6 ribuan WNI itu. Supaya peristiwa buruk ini tidak terulang, menurut politisi Demokrat ini, Kemlu dan KBRI perlu lakukan langkah segera kendalikan situasi termasuk mencari opsi dan solusi lanjutan.

“Saya juga mengimbau WNI dan semua pihak turut menahan diri, ikut kondusifkan sikon yang ada,” katanya.

Terkait soal amnesti dan pemutihan para TKI dan TKW,  Ramadhan menegaskan bahwa Dubes dan jajaran KBRI harus all out mendapatkan keringanan apapun untuk kepentingan WNI-TKI di sana. Semua perkembangan pasca insiden harus terus diinfokan secara transparan, akurat, cepat ke Tanah Air, supaya tak terjadi spekulasi liar dan memperburuk situasi yang ada. (HST)