MPR Tunggu Fraksi PDI Perjuangan Ajukan Calon Pengganti TK

Jakarta, Sayangi.com – Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) dalam waktu dekat ini akan menyelenggarakan rapat pasca meninggalnya Ketua MPR Taufiq Kiemas. Sebelum rapat diselenggarakan, MPR meminta Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) mengajukan nama pengganti Taufiq Kiemas.

Wakil Ketua MPR, Lukman Hakim Saifuddin mengatakan kekosongan kursi Ketua MPR tidak boleh terlalu lama. Lantaran tidak ingin melihat ada kekosongan yang cukup lama itulah, Lukman mengaku bahwa MPR harus melaksanakan rapat.

“Kami akan meminta Fraksi PDIP mengajukan usulan nama pengganti. Lalu dalam waktu 30 hari sejak pimpinn MPR menyurati FPDIP. Maka dalam 30 hr itu FPDIP harus mengajukan nama. Nama yang diajukan itu akan kita kukuhkan sebagai ketua MPR,” kata Lukman di komplek Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (10/6).

Menurut Lukman pengukuhan penggati Taufiq Kiemas sebagai Ketua MPR bisa melalui sidang paripurna MPR atau dengan cara memberitahukan kepada anggota MPR melalui surat. hal tersebut sudah diatur dalam tata tertib (tatib) MPR dan UU MD3.

“Ya jadi terkait dengan meknisme dan prosuder dalam hal ini penggantian ketua MPR maka sesuai dengan UU MD3, MPR, DPR, DPD sesuai dengan tatib MPR di situ dinyatakan bahwa pimpinan berhalangan tetap. Di situ ada tiga misalnya meninggal dunia, mengundurkan diri atau diberhentikan. Maka yang berhak menggantikan berhalangan tetap itu adalah fraksi asal di mana pimpinan berhalangan tetap itu berasal. Nah dalam konteks pak TK (Taufiq Kiemas), maka Fraksi PDIP yang berhak mengajukan usulan penggantinya.

Saat ditanya apakah anggota DPR dari fraksi PDIP bisa diajukan sebagai pengganti TK, Lukman mengatakan bahwa MPR terdiri dari anggota DPR dan DPD. Tapi, lanjut dia, pengganti TK harus diajukan oleh Fraksi PDI-Perjuangan. (HST)