KPU- IAI- IAPI Susun Mekanisme Audit Dana Parpol

Jakarta, Sayangi.com – Untuk meningkatkan kualitas pemilihan umum, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menjalin kerja sama dengan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan Ikatan Akuntan Publik Indonesia (IAPI) dalam menyusun mekanisme pengaturan audit dana partai politik peserta Pemilu 2014.

“Fokus kami ke soal audit, yaitu tentang bagaimana mekanismenya serta apa yang harus disiapkan,” kata anggota KPU Pusat Ferry Kurnia Rizkiyansyah, Senin (10/6) di Jakarta.

Untuk membahas hal tersebut maka hari ini, Senin (10/6) dilangsungkan rapat di Kantor KPU Pusat di Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat.

Kurnia menjelaskan bahwa klausul satu akuntan publik maksimal mengaudit dua partai juga dimasukkan dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU).

KPU menargetkan peraturan terkait dana kampanye itu dapat ditetapkan sebelum pengumuman Daftar Calon Tetap (DCT) pada bulan Agustus mendatang.

“Kami terus membahas dan memastikan sebelum DCT ditetapkan PKPU dana kampanye sudah jadi, sehingga mereka (caleg) sudah tahu apa yang harus dilakukan,” kata Anggota KPU Pusat Hadar Nafis Gumay.

Hadar menyatakan partai politik peserta Pemilu 2014 diwajibkan membuat rekening khusus dana parpol dan menyerahkannya kepada KPU dalam bentuk laporan.

“Kalau ada parpol (peserta Pemilu) tidak melaporkan dana kampanye dan terbukti ada permainan uang secara ‘inkracht’, maka parpol itu bisa dicoret dari daftar peserta Pemilu,” kata Hadar.

Sebagaimana telah diberitakan, KPU sedang mempersiapkan peraturan terkait penggunaan dana kampanye bagi parpol dan calon anggota legislatif menjelang Pemilu 2014. Dalam rancangan atau draft peraturan tersebut disebutkan bahwa yang akan mengaudit laporan dana parpol adalah lembaga akuntan independen yang ditunjuk KPU. (HST/ANT)