Uzbekistan Berpeluang Besar Lolos ke Brazil

Singapura, Sayangi.com – Uzbekistan memiliki kesempatan untuk menjadi tim Asia Tengah pertama yang mencapai Piala Dunia ketika mereka menghadapi Korea Selatan (Korsel) pada Selasa, sedangkan Australia masih harus berjuang keras ketika kualifikasi Asia menjanjikan “finish” yang ketat.

Juara Asia tiga kali Iran juga harus berjuang untuk dapat melaju ke turnamen di Brazil tahun depan, di mana tiga spot otomatis dan dua posisi playoff masih dapat direngkuh dalam dua putaran terakhir.

Uzbekistan, bekas negara Republik Soviet, menduduki peringkat keempat pada Piala Asia 2011 dan telah mencapai putaran akhir kualifikasi Piala Dunia sebanyak lima kali. Mereka sekarang sangat dekat untuk tampil di panggung sepak bola terbesar.

Jika tim juru kunci Lebanon dapat meraih kemenangan mengejutkan atas tim peringkat ketiga Iran, baik Uzbekistan atau Korsel akan melaju dengan kemenangan di Seoul, bergabung dengan Jepang yang telah mengamankan peringkat pertama di Grup B dan memastikan tiket mereka ke Brazil pada pekan lalu.

Uzbekistan juga memainkan pertandingan terakhir kualifikasi pekan depan dengan menjamu Qatar, memperbesar peluang mereka untuk lolos dengan menyingkirkan kontestan tiga Piala Dunia Iran, yang pertandingan terakhirnya adalah lawatan berat ke Korsel.

Korsel dan Uzbekistan memiliki koleksi nilai yang sama yakni 11, di mana Iran hanya tertinggal satu angka di Grup A sehingga terdapat peluang untuk mencari tim yang berhak lolos ke Brazil dengan menghitung selisih gol atau rekor catatan pertemuan. Dua tim teratas akan lolos dan tim peringkat ketiga memainkan playoff.

Uzbekistan melakukan pemanasan sebelum menghadapi Korsel dengan menang 2-1 atas China pada pertandingan persahabatan pekan lalu, di mana dua kali pemain terbaik Asia Serve Sjeparov mencetak gol kemenangan.

Tetapi pelatih Korsel Choi Kang Hee, yang akan memiliki tim yang sangat bugar saat ia menargetkan penampilan kesembilan bagi timnya di Piala Dunia – sejauh ini merupakan rekor terbaik di Asia – terlihat percaya diri.

“Saya berpikir Uzbekistan merupakan tim yang sangat dapat dikalahkan. Saya tidak berpikir mereka adalah lawan yang kuat. Namun mereka memiliki banyak pengalaman menghadapi kami dan kami harus bersiap untuk apa yang mungkin mereka miliki di lengan baju mereka,” kata Choi.

Sementara itu di Grup B, tensi meninggi bagi Australia yang menghuni peringkat ketiga, tertinggal dua angka dari Oman dan selevel dengan Yordania, lawan mereka di Melbourne pada Selasa. Pertandingan terakhir Socceroos adalah melawan Irak di Sydney pada pekan depan.

Satu kemenangan dari enam pertandingan membuat Australia berada di ambang bahaya absen dari Brazil, tujuh tahun setelah mereka pindah dari zona Oseania ke Konfederasi Sepak Bola Asia – yang menawarkan lebih banyak zpot untuk menembus Piala Dunia.

“Di sepak bola, Anda sebaiknya tidak pernah melihat ke belakang – satu-satunya hal yang Anda dapatkan adalah leher yang terkilir,” kata pelatih mereka yang berasal dari Jerman Holger Osieck.

“Saya melihat ke depan. Yordania adalah pertandingan yang berbeda. Semua orang di tim kami siap untuk bermain, maka ini adalah situasi bagus namun sulit bagi saya serta untuk mengambil sejumlah keputusan.” Sebagian besar harapan Australia akan bersandar kepada penyerang New York Red Bulls Tim Cahill. Ia memainkan peran penyerang tunggal saat pada akhir pekan lalu bermain imbang 1-1 dengan Jepang, namun ia diharapkan akan mendapat lebih banyak dukungan saat bermain di kandang melawan Yordania.

Pelatih Adnan Hamad mengatakan ia telah melupakani nsiden penahanannya oleh otoritas di di Bandara Melbourne selama beberapa jam sebelum kemudian diizinkan memasuki negeri itu. Menteri luar negeri Australia Bob Carr telah meminta maaf terhadap insiden itu.

Jepang, yang pada pekan lalu menjadi tim pertama dunia yang lolos dan bergabung dengan tuan rumah Brazil, melawat ke Doha untuk bermain melawan Irak, yang masih berpeluang untuk mencatatakan “kisah dongeng” dengan menembus Piala Dunia.

Sepuluh tahun setelah invasi yang dipimpin AS, Irak, yang memainkan pertandingan-pertandingan “kandang” mereka di luar negeri karena masalah-masalah keamanan, masih dapat lolos ke Piala Dunia dengan dua angka untuk mengungguli Yordania dan Australia, lawan-lawan terakhir mereka pekan depan.

Ketika dua tim teratas dari masing-masing grup melaju otomatis, dua tim peringkat ketiga akan saling berhadapan – di mana tim pemenang akan memainkan pertandingan playoff antar benua untuk memperebutkan satu tiket Piala Dunia.

Jadwal pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Asia yang dimainkan pada Selasa: Grup A Di Seoul Korea Selatan vs Uzbekistan pukul 08.00 pm (11.00 GMT) Di Tehran Iran vs Lebanon pukul 08.00 pm (15.30 GMT) Grup B Di Melbourne Australia vs Yordania pukul 07.00 pm (09.00 GMT) Di Doha Irak vs Jepang pukul 07.30 pm (16.30 GMT). (RH/ANT)