Jokowi Minta Batu Pertama Proyek MRT Awal Oktober

Jakarta, Sayangi.com – Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) meminta agar peletakan batu pertama atau groundbreaking untuk tiga paket pengerjaan konstruksi fisik sarana transportasi massal atau Mass Rapid Transit (MRT) dilakukan awal Oktober 2013.

“Saya minta kepada kedua kontraktor proyek ini agar selambat-lambatnya, awal Oktober tahun ini, pengerjaan fisik MRT sudah harus dimulai. Tidak perlu menunggu-nunggu lebih lama lagi,” kata Jokowi usai menyaksikan penandatanganan kontrak pengerjaan konstruksi fisik MRT antara PT MRT Jakarta dan dua konsorsium di Jakarta, Selasa (11/6).

Selain itu, Jokowi juga meminta agar proses pembangunan MRT di Jakarta dapat dilaksanakan secepat mungkin, sehingga pada 2016 mendatang proyek telah rampung dan dapat segera dioperasikan.

“Jadi, satu lagi pekerjaan rumah yang harus dilaksanakan oleh para kontraktor adalah mempercepat pembangunan sarana transportasi masal ini, termasuk dalam memobilisasi segala macam alat berat yang dibutuhkan, sehingga proyek ini bisa cepat rampung,” ujar Jokowi.

Saat ini, Jokowi mengungkapkan pihak kontraktor tengah melakukan penelitian tanah atau soil investigation di sepanjang rute MRT yang akan dibangun, yakni dari Lebak Bulus hingga Bundaran Hotel Indonesia (HI).

“Disamping itu, sambil menunggu kedatangan alat-alat berat, sudah mulai juga disiapkan lahan, pembangunan bedeng konstruksi, sekaligus membuat simulasi manajemen lalu lintas, sehingga tidak terjadi kemacetan selama masa pembangunan MRT nanti,” ungkap Jokowi.

Jokowi mengakui tidak akan melakukan revisi terhadap Analisa mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) untuk pembangunan MRT, karena telah dilakukan dan dikeluarkan terlebih dahulu sejak 2010 lalu oleh Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) DKI Jakarta.

Seperti diketahui, pada hari ini PT MRT Jakarta menandatangani kontrak proyek pembangunan sarana transportasi masal atau Mass Rapid Transit (MRT) dengan dua konsorsium untuk tiga paket pengerjaan konstruksi fisik.

Kontrak tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama PT MRT Jakarta Dono Boestami dengan perwakilan dari konsorsium Shimizu-Obayashi-Wijaya Karya-Jaya Konstruksi join venture, Tetsuo Oishi dan perwakilan dari konsorsium Sumitomo Mitsui Construction Company (SMCC)-Hutama Karya Joint Operation Tsuyoshi Kan.

Dengan ditandatanganinya kontrak tersebut, maka pembangunan fisik MRT di Jakarta untuk koridor Utara-Selatan tahap satu dengan rute Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia (HI) resmi dimulai. (MARD/ANT)