Ruhut Soal Pemecatan PKS: Saya dari Dulu Maunya Begitu

Jakarta, Sayangi.com – Politisi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul mengaku belum mendengar informasi tentang pemecatan Partai Keadilan Sejatera (PKS) dari Sekretariat Gabungan (Setgab) koalisi pendukung pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

“Tidak tahu. Saya tidak pernah tahu bos,” kata Ruhut saat ditanya Sayangi.com, apakah dirinya sudah mendengar kabar tersebut, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (12/6). Namun Ruhut mengakui, dia memang berkeinginan, partai yang dipimpin oleh Anis Matta itu sudah dipecat dari dulu. Sebab PKS sudah beberapa kali tidak mendukung langkah Pemerintah, sekalipun PKS bagian dari koalisi atau Setgab.

“Kalau aku dari dulu maunya begitu (PKS dipecat). Aku bilang menggunting dalam lipatan, menusuk dari belakang. Tapi memang akhir-akhir ini karena dia begitu terus, lama-lama asyik juga. Biar aja di dalam gak apa-apa. Enak rakyat nonton kelakuan yang munafik-munafik gitu kan,” katanya. Saat ditanya apakah PKS termasuk partai yang munafik, Ruhut yang juga anggota Komisi III DPR RI ini tidak menjawab. Dia meminta ditanyakan kepada Ketua Fraksi Partai Demokrat, Nurhayati Ali Assegaf.

“Tanyalah Ketua Fraksi saya. Dia bilang begitu di teve. Dia bilang ‘kan munafiqun-munafiqun,” sebut Ruhut.

Seperti diberitakan sebelumnya, politisi PKS Fahri Hamzah menegaskan bahwa partainya sudah dipecat dari keanggotaan Setgab atau koalisi. Dikatakannya, info pemecatan PKS dari keanggotaan Setgab disampaikan salah seorang dari Istana kepada Menteri asal PKS. Namun, sampai saat ini, PKS belum menerima surat pemecatan secara resmi dari Presiden SBY. (MSR)