BEM SI : Kenaikan BBM Menambah 4,5 Juta Penduduk Miskin

Jakarta, Sayangi.com – Tampaknya hanya Pemerintah RI dan partai koalisinya saja yang setuju kenaikan harga BBM. Sedangkan mayoritas kaum cerdik pandai, termasuk mahasiswa, menolak kenaikan itu.

Hal serupa dilakukan mahasiswa yang bergabung dalam Badan Eksekutuf Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) yang demo menolak rencana kenaikan harga BBM, di Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (12/6).

Dalam aksinya, BEM SI menyayangkan rencana kenaikan itu. Sebab kenaikan harga bensin itu seperti bersin, cepat menular ke harga-harga kebutuhan pokok lainnya. Sudah pasti pula akan menambah jumlah rakyat miskin.

Berdasarkan hitungan BEM SI, kenaikan Rp 2000 untuk premium dan Rp 1000 untuk solar, akan menaikkan sebanyak 4,5 juta jiwa penduduk miskin. Angka kemiskinan akan bertambah dari 11,85% menjadi 12,1% di tahun 2013.

Selain itu, BEM SI juga menilai, kenaikan harga BBM akan merusak prospek ekonomi yang sudah mengalami perlambatan serius, inflasi membumbung yang sudah pasti akan mempengaruhi kinerja industri dan perbankan.

Oleh karenanya, dalam aksi itu, BEM SI menyerukan tolak kenaikan harga BBM, nasionalisasi asset strategis khususnya minyak bumi, efesiensi anggaran belanja negara dan tingkatkan kesejahteraan rakyat. (Okie)