Kalau Bahas Anggaran, Para Menteri Baru Penuhi Panggilan DPR

Jakarta, Sayangi.com – Ketua Komisi IX DPR RI, Ribka Tjiptaning menyayangkan empat menteri yang tidak datang dalam rapat gabungan dengan Komisi IX RPR RI yang membahas permasalahan Tenaga Kerja Indonesia (TKI).  Padahal, rapat gabungan yang dibatalkan karena tidak dihadiri empat menteri itu sangat penting dalam mencari solusi masalah TKI.

“Kalau mereka cerdas kan juga harus peduli, ini tidak. Kalau bahas anggaran mereka datang, bahkan setengah jam sebelumnya. Tapi kalau persoalan rakyat malah diwakilkan,” kata kata Ribka di Gedung DPR/MPR Senayan, Jakarta, Kamis (13/6/2013).

Ribka yang juga politisi dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu mengaku jengkel karena keempat menteri itu yang sudah diundang untuk membahas persoalan TKI hanya mengutus perwakilannya. Mestinya, lanjut dia, keempat menteri itu menghargai undangan yang sudah diberikan ke mereka.

“Biar mereka sedikit mengahargai. Bukan DPR yang dihujat. Ini kalau datang DPR hanya soal anggaran saja. Kalau aggaran mereka datang terus. Kadang setengah jam sebelum rapat sudah duduk-duduk di depan,” katanya.

Untuk diketahui, masing-masing Kementerian hanya mengirimkan beberapa utusannya untuk hadir dalam rapat pembahasan masalah TKI overstay ini. Mereka diantaranya, adalah Wakil Menteri Agama Nasarudin Umar, Sekjen Kemenakertrans Muchtar Luthfie, Ditjen Imigrasi Kemenkumham Lilik Bambang, serta Sekjen Kementerian Luar Negeri Budi Bowoleksono. (Hurri Rauf)