Korsel Kirim Utusan ke Washington

 

 

 

Seoul, Sayangi.com – Utusan Korea Selatan mengenai Korea Utara, Selasa (18/6) bertolak untuk menghadiri pertemuan di Washington dengan mitra Jepang nya dan Amerika Serikat, dua hari setelah Pyongyang mengusulkan pembicaraan tingkat tinggi langsung dengan AS.

Setelah Washington, Cho Tae Yong, utusan tersebut, akan melakukan perjalanan ke Beijing, di mana dia cenderung tumpang-tindih dengan kunjungan Kepala Perunding Nuklir Korea Utara, Kim Kye Gwan, ke ibu kota China.

Berbicara kepada kantor berita Korea Selatan Yonhap sebelum keberangkatannya, Cho mengatakan adalah penting untuk mempertahankan perspektif yang jelas mengenai langkah terakhir Korea Utara menuju dialog setelah berbulan-bulan terjadi ketegangan militer.

“Pada titik ini, penting bagi pihak-pihak terkait untuk membangun kembali kepercayaan sehingga kemajuan dapat dibuat menuju tujuan perlucutan senjata nuklir Korea Utara, bukan dari pembicaraan demi pembicaraan,” kata Cho.

Tawaran pembicaraan langsung denuklirisasi Korea Utara dengan Washington – yang melewati setiap dialog awal dengan Seoul – dianggap oleh banyak analis sebagai upaya untuk mendorong desakan antara Amerika Serikat dan sekutunya Korea Selatan-nya.

AS merespon dengan bersikeras bahwa Pyongyang pertama harus menunjukkan kemauan untuk meninggalkan program senjata nuklirnya.

Korea Utara dan Korea Selatan telah dijadwalkan untuk melakukan pembicaraan tingkat tinggi pertama mereka selama enam tahun pekan lalu, tetapi dibatalkan setelah perselisihan mengenai protokol.

Di Washington, Cho akan bertemu dengan para utusan khusus AS dan Jepang membahas tentang Korea Utara. Namun kedua utusan tersebut, Glyn Davies dan Shinsuke Sugiyama, mengatakan ia “tidak memiliki rencana” untuk bertemu dengan Kim Kye Gwan-di Beijing.

Presiden Korea Selatan Park Geun-Hye akan melakukan kunjungan pertamanya ke China akhir bulan ini untuk pertemuan puncak dengan Presiden Xi Jinping. (FIT/Ant)