Yusuf Supendi Keberatan KPK Sita Rumah Terkait LHI

Foto: Beritapks.com

Jakarta, Sayang.com – Mantan pendiri Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Yusuf Supendi menyambangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menyatakan keberatannya atas penyitaan rumah yang dilakukan KPK terkait kasus yang melibatkan mantan Presiden PKS Luthfi Hasaan Ishaaq.

Menurut Yusuf, Rumah yang terletak di alamat kampung Loji Timur, 30 A RT 03/17 Kelurahan Cipanas, Cianjur, Jawa Barat tersebut adalah rumah wakaf majelis taklim Mirqatul Quran. Namun, oleh Hilmi Aminuddin dijual ke terdakwa kasus suap daging impor Luthfi Hasan Ishaaq.

“Setiap harta benda yang sudah diwakafkan dilarang disita, dijual atau dialihkan bentuk pengalihan hak lainnya,” ujar Yusuf Supendi di Gedung KPK, Rasuna Said, Jakarta, (4/7).

Yusuf, menjelaskan jika KPK menyita rumah yang telah diwakafkan akan melanggar UU 41 Tahun 2004 tentang wakaf. “Saya datang ke sini ingin memberikan surat keberatan karena tidak sesuai dengan UU Nomor 41 tahun 2004,” lanjutnya.

Sebelumnya, KPK telah menyita rumah tersebut karena diduga berkaitan mengenai Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang dilakukan oleh terdakwa kasus suap impor daging tahun 2012, Luthfi Hasan Ishaaq. (HST)