Dugaan Skandal di Balik Laporan Perkosaan Wartawati

sumber : www.mid-day.com

Jakarta, Sayangi.com – Pepatah Jawa mengatakan, witing tresno jalaran kulino (datangnya cinta karena terbiasa). Hal itu pula yang MC (31), wartawati stasiun televisi swasta nasional jalani bersama rekan sekerjanya CK, kameramennya. Karena sering terbiasa liputan bersama, benih cinta keduanya pun bersemi. “Sudah berlangsung satu tahun,” aku MC di hadapan polisi dan suaminya.

Sulit membayangkan, bagaimana perasaan sang suami. Yang jelas, kisah cinta terlarang dua makhluk satu rekan kerja itu terbongkar atas dasar laporan perkosaan suami MC ke polisi yang sempat menghebohkan jagad pemberitaan. Setelah ditelusuri Polisi yang tentu saja bekerja ekstra keras, ternyata ditemukan sejumlah kejanggalan.

Tak pelak lagi, polisi pun segera ambil langkah. Lie detector, perangkat yang digunakan untuk tes kebohongan pun digunakan. Hasilnya, MC tidak dapat mengelak tentang keterangan yang dia sampaikan sebelumnya tidak benar. Toh polisi masih berbaik hati, tidak buru-buru menuding apa yang dilaporkan suami si wartawati sebagai laporan palsu.

“Kita tunggu saja hasilnya nanti, kalau memang benar MC membuat laporan palsu, hukumannya nanti disesuaikan ya, dengan alasan dia mengapa menyampaikan itu. Kalau itu nantinya tidak ada peristiwanya, ya korban buat laporan palsu bisa diproses hukum karena informasi palsu. Tapi kita belum menyimpulkan, proses penyidikan masih berjalan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto, kepada wartawan, Kamis (4/7).

Sebagaimana diungkap Rikwanto sebelumnya, Rabu (3/7), di hadapan petugas dan suami korban, CK dan MC mengaku memiliki hubungan spesial. CK pun menjadi terduga pelaku perkosaan atas korban di sebuah Gang Sempit Jl. Pramuka, Jakarta Timur. Selama ini CK memang teman sekantor korban yang setiap hari mengantar korban hingga mulut gang, dan di mulut gang itu pula MC biasa menjemput korban.

Kendati kisah cinta terlarang itu sudah diakui CK dan MC, polisi belum menyimpulkan apakah laporan perkosaan yang menghebohkan itu palsu atau tidak. Yang jelas witing tresno jalaran kulino itu sudah diakui sendiri oleh CK dan MC sudah berlangsung setahun ini. Pengakuan itu juga sudah diungkap CK di hadapan petugas. (Yan Zavin).