Gugatan FPI Dikabulkan MA, PPP Instruksikan Fraksinya Membentuk Perda Miras

Foto: Antara

Jakarta, Sayangi.com – Partai Persatuan Pembangunan menyambut posifit putusan Mahkamah Agung (MA) yang mengabulkan gugatan Front Pembela Islam (FPI) tentang peredaran minuman keras (miras).

“Itu berarti awal kemenangan formal gerakan moral melawan miras. Kemenangan gugatan ini juga sejalan dengan perjuangan PPP untuk menghapuskan miras dari nusantara,” kata Sekjen DPP PPP M. Romahurmuziy kepada Sayangi.com, Jumat (5/7).

Menurut Romy — panggilan akrab Romahurmuziy, partainya akan memberikan instruksi kepada fraksi-fraksi PPP di daerah kabupaten atau kota untuk membentuk Peraturan Daerah (perda). Sebab, lanjut Romy, dengan dikabulkannya gugatan FPI tersebut, para Bupati dan Walikota diharapkan sepaham bahwa miras adalah sumber kerusakan moral bangsa sehingga pelarangannya menjadi sangat perlu. (RH)

“Sehingga semua Daerah di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berhak melarang Miras dengan Perda,” pungkas Romy

Seperti diketahui, MA telah mengeluarkan putusan pada 18 Juni 2013 terkait gugatan FPI terhadap Keppres No.3/1997 tentang miras. Keppres tersebut menyebutkan, peredaran miras kategori B dan C (mengandung alkohol lebih dari 5%) hanya boleh di hotel, restoran, bar dan tempat tertentu. (RH)