Hanura Siap Kawal RUU Perlindungan Petani

Foto: Sarifsudding.com

Jakarta, Sayangi.com – Ketua Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) DPR RI, Sarifuddin Sudding menyatakan akan terus mengawal Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan dan Pemberdayaan Petani, agar nasib para petani di Indonesia menjadi lebih baik. Pernyataan Sudding disampaikan menyikapi pembahasan RUU tersebut yang dilakukan oleh Komisi IV DPR RI.

Dalam pandangan Fraksi Hanura, Sudding menegaskan persetujuan dan dukungannya agar RUU P3 tersebut bisa tuntas menjadi UU. Harapannya, dengan adanya peraturan perundangan yang jelas, petani mendapat perlindungan dari negara dan tidak ditindas oleh konglomerasi dan neoliberalisme.

“Karena itu Fraksi Hanura berkomitmen mengawal RUU tersebut sampai tuntas menjadi UU,” tegas Sudding di Jakarta, Jumat (5/7).

Dikatakan Sudding, ketika Indonesia berkeinginan menjadi negara yang memiliki swasembada pangan dengan pertanian yang mandiri, maka kesejahteraan para petani harus menjadi prioritas utama. Dan jika negara serius ingin menjadi negara yang berswasembada beras dan mandiri dalam pangan, sektor pertanian seharusnya menjadi prioritas.

“Tapi kita bisa melihat bagaimana kondisi saat ini? Ketika harga beras mahal, yang untung bukan para petani melainkan tengkulak. Sebaliknya ketika harga beras rendah, petani yang rugi. Kondisi seperti ini belum memberikan keadilan bagi para petani di Indonesia,” pungkasnya.

Fraksi Hanura, papar Sudding, dalam pembahasan RUU Perlindungan dan Pemberdayaan Petani di Komisi IV  tersebut,  mengusulkan agar para petani juga dijamin dengan asuransi  jika lahan-lahan yang mereka garap gagal panen.

“Selain itu, Fraksi juga berkomitmen untuk memasukkan hak-hak petani seperti kepemilikan lahan garapan, memperoleh bantuan pemanfaatan teknologi pertanian yang memadai, serta memperoleh informasi pasar yang jelas, agar para petani bisa memasarkan produknya dengan harga yang layak,” tutup Sudding. (HST)