Rapat Kerja Tim Pemantau Otonomi Khusus Papua Molor

Jakarta, Sayangi.com – Rapat Kerja Tim Pemantau Pelaksanaan Undang-Undang No. 11 tahun 2006 Tentang Pemerintahaan Aceh dan Tm Pemantau Pelaksanaan Undang-undang No. 21 Tahun 2001 Tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua dipastikan molor. Padahal, rapat ini sedianya akan dilaksanakan pada pukul 14:00 WIB di gedung Kura-Kura DPR RI, Jakarta, Jumat (5/7).

“Iya molor (rapatnya) ke jam 15:00 WIB. Dari pak menterinya (yang menunda waktunya),” kata seorang Pamdal penjaga daftar hadir peserta rapat.

Pantauan Sayangi.com didaftar hadir, tidak banyak anggota DPR yang membubuhkan tanda tangan. Dalam daftar hadir, tertera sebanyak 43 nama peserta rapat yakni anggota DPR plus pimpinan DPR. Namun, hingga berita ini ditulis, baru empat anggota DPR yang sudah menandatangi daftar hadir itu.
 
Mereka yang sudah berada dalam ruangan rapat tersebut adalah Priyo Budi Santoso (Ketua Tim fraksi Partai Golkar), Manuel Kaisiepo (Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan), Alexander Litaay dari Fraksi PDI-Perjuangan, M. Ali Kastella dari Fraksi Partai Hanura. Sementara anggota yang izin tidak bisa mengikuti rapat tersebut adalah Milton Pakpahan dari Fraksi Partai Demokrat, Irmadi Lubis dari PDI Perjuangan, dan Raihan Iskandar dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS).

Rapat ini juga sedianya akan dihadiri oleh Menko Bidang Perekonomian, Menteri Keuangan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Menteri Pekerjaan Umum, Menteri PPN/ Kepala Bappenas, Gubernur Papua, Gubernur Papua Barat, Ketua Majelis Rakyat Papua, Ketua MRP Papua Barat, Ketua DPR Papua, Ketua DPR Papua Barat, serta Presiden PT. Freeport Indonesia. (HST)