Tidak Pantas Hakim Menerima Gratifikasi Sex

Foto: Antara

Jakarta, Sayangi.com– Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Zulkarnaen menilai sebaiknya seorang penegak hukum tidak pantas terkena godaan mengenai gratifikasi seks.

Itu bisa dilihat ketika seorang hakim Pengadilan Negeri (PN) Bandung Setyabudi Tejocahyono menerima Gratifikasi Seks  yang diduga dilakukan di Venetian spa and lounge karaoke, Sebuah tempat hiburan di kawasan Jalan Pasir Kaliki, Bandung.

“Yang pasti itu sangat tidak etis, seorang penegak hukum melakukan hal seperti itu,” ujar Zulkarnaen di gedung KPK. Jakarta, (05/07/2013).

Namun apakah hal tersebut akan masuk dalam tuntutan di persidangan, Zulkarnain menepisnya, dia mengkatakan, “tidak sejauh itu lah” Singkat wakil pimpinan KPK itu ucapkan.

Sebelumnya KPK telah menjerat 6 orang tersangka dalam kasus suap ini termasuk Walikota Bandung Dada Rosada serta mantan sekretaris daerah kota Bandung, Edi Siswadi, yang baru-baru ini ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Hakim Setyabudi diduga disuap terkait dengan perkara korupsi bansos Bandung yang sedang ditanganinya. Perkara tersebut diduga juga menjerat Dada. (Bara Ilyasa)