Pemerintah Telah Mencanangkan Perdesaan Sehat

Foto : Yan Zavin

Jakarta, Sayangi.com – Di Indonesia setidaknya masih ada 183 daerah tertinggal. Masalah pokok yang dihadapi mencakup tiga hal : pendidikan, kesehatan dan daya beli.

Setidaknya itulah yang mengemuka dalam Talk Show menyongsong Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) yang diselenggarakan Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal dan Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama, di Warung Daun, Cikini, Jumat (5/7).

Ketiga masalah pokok itu dipaparkan Asisten Deputi Urusan Sumber Daya Kesehatan dan Inisiator Perdesaan Sehat Hanibal Hamidi. Oleh karenanya, lanjut Hanibal, pemerintah telah mencanangkan program percepatan peningkatan kualitas kesehatan berbasis perdesaaan, selanjutnya disebut Perdesaan Sehat.

“Target-target Perdesaan Sehata fakus pada lima pilar Perdesaan Sehat, yaitu dokter puskesmas, Bidan Pedesaan, air bersih, Sanitasi, dan gizi yang seimbang khusus bagi bayi, balita, ibu hamil dan menyusui,” ungkapnya.

Namun Hanibal tidak memungkiri adanya hambatan, antara lain wilayah yang luas, sumber daya pembangunan yang kurang fokus, “Inilah yang menjadi fokus dan analisis kami selama 1 tahun,” tandas Hanibal, sekaligus mengungkap telah mendiskusikan dengan pihak terkait, seperti Menteri Pertanian, Menteri Kesehatan untuk masalah kesehatan, gizi dan lainnya.

“Untuk sementara, karena kami kan sebagai Kementerian yang bersifat koordinatif, merumuskan menetapkan kebijakan kemudian mengkordinasikan kebijakan. Anggaran untuk tahun ini sebesar 161 Miliyar,” tandas Hanibal.

Talk Show yang berjalan meriah itu dihadiri antara lain oleh Ketua Umum PBNU Said Agil Siradj, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar dan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal Helmy Faishal Zaini. (Yan Zavin)