Belajar “Jadi Orang” di Seminar Wayang

Foto: Sayangi.com/Deni Sudastika

Jakarta, Sayangi.com – Pertunjukan wayang sarat pesan moral dan budi pekerti. Demikian pesan Solihin, Ketua Dewan Kebijakan Sena Wangi di seminar ‘Sosialisasi Pendidikan Budipekerti Dalam Pertunjukan Wayang’, di Museum Wayang, Kompleks Kota Tua Jakarta, Minggu (7/7).

Sebagai bagian dari rangkaian acara Festival Wayang Indonesia 2013 yang digelar di Kompleks Kota Tua, Solihin menyatakan, digelarnya seminar memiliki arti penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, “Seminar ini penting karena membahas budi pekerti dalam rangka pembentukan karakter,” ujarnya.

Di era reformasi, lanjut dia, pendidikan budi pekerti sangatlah penting agar bangsa Indonesia bisa menjadi bangsa yang unggul dan memiliki budi pekerti terpuji. “Ada beberapa nilai yang dimiliki dan dilaksanakan oleh bangsa-bangsa yang maju, yatu etika, kejujuran, integritas, bertanggungjawab, hormat pada aturan, hormat pada hak orang lain, cinta pekerjaan, bekerja keras, tepat waktu, dan tidak saling menyalahkan,” ujar pria berkacamata yang bersama DR. Suyanto menulis buku “Pendidikan Budi Pekerti Dalam Pertunjukan Wayang”.

Seminar yang dihadiri oleh para penggiat organisasi wayang dan dalang dari seluruh Indonesia serta sejumlah pemerhati wayang dan dalang ini terselenggara berkat kerjasama Sekretariat Nasional Pewayangan Indonesia (Sena Wangi), Persatuan Para Dalang Indonesia (Pepadi), Museum Wayang, dan Yayasan Total Indonesia. (MSR)