Susu Rendah Lemak Bikin Gemuk?

Foto/Ilustrasi: morjee.com

Los Angeles, Sayangi.com – Selama bertahun-tahun otang memilih untuk mengkonsumsi susu rendah kalori agar membantu mereka dalam upaya pengurusan berat badan. Namun penelitian baru menunjukkan bahwa meminum susu rendah kalori justru membuat kita lebih gemuk dibanding susu biasa. Mengurangi asupan lemak dan kalori dianggap akan membantu untuk membuat badan lebih kurus. Tapi sebenarnya tidak ada jaminan mereka akan minum kembali.

Sebuah studi sebelumnya benar-benar menemukan bahwa mereka yang minum susu rendah kalori memiliki kesempatan yang lebih tinggi kelebihan berat badan di kemudian hari dalam hidup, menurut majalah Time. “Hipotesis awal kami adalah bahwa anak-anak yang minum susu tinggi lemak, akan lebih berat karena mereka mengkonsumsi kalori lebih banyak lemak jenuh,” kata penulis studi Dr Mark Daniel DeBoer, seorang profesor pediatrik endokrinologi di University of Virginia School of Medicine.

Perusahaan mencoba untuk menjual susu rendah lemak sering meningkatkan kadar gula untuk membuat rasanya lebih baik.

“Kami benar-benar terkejut ketika kami melihat data dan itu sangat jelas bahwa dalam berbagai etnis dan strata sosial ekonomi. Anak-anak yang minum susu rendah lemak aku memiliki satu persen lebih berat lemak daripada mereka yang minum susu biasa. Perlu dicatat bahwa bahkan susu full-fat hanya berisi 3-4 persen lemak pula,” kata Dr. Mark.

Satu gelas susu cokelat rendah lemak mengandung 158 kalori – 68 dari mereka berasal dari lemak padat dan gula ditambahkan – sementara segelas susu biasa memiliki 122 kalori, dengan 37 di antaranya berasal dari lemak padat dan gula.

Akhirnya, tidak boleh dilupakan bahwa penelitian telah menunjukkan bahwa susu rendah lemak tak cukup banyak menyediakan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Sementara, susu dengan lemak yang standar memiliki sumber penting dari vitamin yang larut dalam lemak A, D, E dan K serta kalsium dan fosfor, mineral yang bekerja dengan vitamin D untuk membangun tulang yang kuat.

Istilah ‘larut dalam lemak’ ini berarti bahwa vitamin perlu disampaikan dalam atau dengan lemak untuk nutrisi yang akan diserap tubuh. Mengambil lemak dalam kandungan susu akan membuatnya sulit atau bahkan tidak mungkin untuk menyerap vitamin yang tersedia. Studi baru ini diterbitkan dalam JAMA Pediatrics. (FIT/dailymail)