Dua Korea Bertemu Bahas Nasib Kaesong

Foto/Ilustrasi: cnn

Seoul, Sayangi.com – Korea Utara dan Korea Selatan pada akhirnya bisa bertemu untuk membuat kesepakatan industri terkait dengan pertumbuhan ekonomi mereka Sabtu (6/7) di Seoul. Mereka memulai pembicaraan di kompleks industri Kaesong, sebuah pabrik yang didanai secara patungan yang menandai simbol kerjasama antara kedua rival.Masing-masing pihak mengirim delegasi dari tiga anggota untuk Tongilgak, kata Kementerian Unifikasi Korea Selatan. Gedung administrasi berada di sisi Korea Utara di desa perbatasan Panmunjom netral.

Kaesong, yang merupakan simbol bergabungnya dua rival Korea ini terpaksa harus ditutup musim semi ini karena menjadi korban meningkatnya ketegangan antara kedua belah pihak. Perjanjian untuk mengadakan pembicaraan terjadi setelah Korea Utara mendengar Korea Selatan menginginkan bahwa kontak antara kedua pemerintah harus mendahului kunjungan ke pabrik di kompleks oleh orang-orang bisnis, kantor berita Korea Selatan Yonhap melaporkan.

Pyongyang awalnya mengundang orang-orang bisnis dari perusahaan-perusahaan Korea Selatan untuk kembali ke zona mereka untuk memeriksa fasilitas dan peralatan mereka. “Kami mempertimbangkan kerusakan perusahaan yang berada di wilayah Kaesong yang sudah 3 bulan tutup sejak musim semi lalu. Masalah Kaesong hanya dapat diselesaikan melalui dialog dengan pemerintah, bkata Kim Hyung-suk, juru bicara Kementerian Unifikasi Korea Selatan.

Ketegangan Utara-Selatan tampaknya agak mereda setelah Pyongyang setuju untuk melakukan pembicaraan tingkat tinggi dengan Korea Selatan pada bulan Juni. Walaupun akhirnya, pembicaraan tersebut dibatalkan setelah terjadi perselisihan tingkat delegasi yang akan mewakili setiap kubu.
Pada hari Rabu (5/7), Korea Utara juga mengembalikan hotline komunikasi Panmunjom milik Korea Selatan, yang telah dipotong berulang kali selama empat bulan terakhir. (FIT/cnn)